Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Ganggu Hilirisasi Di Indonesia
Bahlil: Pajak Global 15 % Akal-akalan Negara Maju
Senin, 21 Agustus 2023 06:45 WIB
Sebelumnya
Menteri Keuangan dan Ekonomi IIBrunei Darussalam Dato Amin Liew Abdullah menyatakan, aturan GMT ini justru semakin tidak menyeimbangkan kondisi persaingan.
Aturan GMT ini tidak hanya berdampak pada negara ASEAN saja, tetapi juga pada negara berkembang lainnya.
Baca juga : Muslimah Ganjar Gelar Lomba Fashion Show Di Jakarta Timur
“Kita perlu mempertimbangkan perbedaan kondisi tiap negara yang unik dan juga memastikan semua negara memiliki kesempatan yang sama mengembangkan dan menciptakan pertumbuhan ekonomi masing-masing,” jelas Amin.
Hadir dalam pertemuan itu, Menteri Perdagangan selaku Chairman AEM Zulkifli Hasan, Sekretaris Negara Kementerian Perdagangan Kamboja Rath Saravuth, Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga, Menteri Industri dan Perdagangan Laos Malaithong Kommasith, Menteri Investasi, Perdagangan dan Industri Malaysia Tengku Datuk Seri Utama Zafrul Tengku Abdul Aziz, Menteri/Sekretaris Departemen Perdagangan dan Industri Filipina Alfredo EPascual, Sekretaris Jenderal Badan Investasi Thailand Narit Therdsteerasukdi, Menteri Perdagangan dan Industri Singapura Gan Kim Yong dan Sekretaris Jenderal ASEAN Kao Kim Hourn.
Baca juga : Generasi Z Indonesia Dalam Konteks Geopolitik Global
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Senin 21/8/2023 dengan judul Ganggu Hilirisasi Di Indonesia, Bahlil: Pajak Global 15 % Akal-akalan Negara Maju
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya