Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Diimbau Fokus Ke Sektor Produktif
60% Pembiayaan Fintech Mengalir Untuk Konsumtif
Sabtu, 9 September 2023 07:20 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kehadiran financial technology (fintech) masih minim mendukung Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Sebab, pembiayaannya lebih banyak mengalir untuk sektor konsumtif.
Ekonom dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Nailul Huda mengatakan, dari data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan, bahwa saat ini lebih dari 60 persen penyaluran fintech lebih kepada sektor konsumtif. Dan, sebesar 80 persen mengalir di Pulau Jawa, khususnya Jawa Barat dan DKI Jakarta.
“Sayang sekali, sektor produktif di luar Jawa, saya lihat minim sekali penyaluran pembiayaannya dari fintech,” sentil Huda, saat dihubungi Rakyat Merdeka, kemarin.
Baca juga : RI Dan 16 Negara Protes Pemberlakuan UU Anti Deforestasi Uni Eropa
Ia menilai, hal tersebut terjadi karena yang paling gampang dijangkau industri fintech adalah pasar konsumtif di Pulau Jawa.
“Anak muda, gen Z, dan milenial ini kan sangat konsumtif, sangat adaptif dengan teknologi. Mereka jadi pasar empuk bagi fintech Fintech Peer to Peer (P2P) Lending,” jelasnya.
Padahal, sambung Nailul, industri fintech merupakan bentuk inovasi digital dalam layanan jasa keuangan, yang seharusnya bisa lebih dioptimalkan lagi peranannya.
Baca juga : Di Tahun Ke-4, majoo Buktikan Komitmennya Mendigitalisasi UMKM Indonesia
Karena itu, dia berharap, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) harus menekan perusahaan P2P Lending untuk menyalurkan pembiayaannya ke sektor produktif dan menyasar ke luar Jawa.
“Sama seperti Bank Indonesia (BI), yang mewajibkan pendanaan UMKM sebesar 20 persen (kepada perbankan),” ucapnya.
Ia berharap, perusahaan P2P Lending harus berinovasi dalam penyaluran kredit ke UMKM. Termasuk bekerja sama dengan platform ekosistem UMKM lainnya, seperti pencatatan digital dan sebagainya.
Baca juga : Terima Hibah Mesin Kupas, Produksi Kopi UMKM Binaan Pertamina Meningkat
“Cicilan yang lebih rendah, atau menggunakan skema pembayaran lain bisa coba dilakukan oleh fintech,” katanya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya