Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Darmo Luncurkan PLN Climate Click
BUMN Setrum Dukung Perdagangan Karbon
Senin, 18 September 2023 07:20 WIB
Sebelumnya
Tak hanya itu, peluncuran aplikasi PLN Climate Click juga wujud komitmen perseroan dalam mendukung program Pemerintah untuk mencapai Nationally Determined Contribution (NDC) pada 2030 dan mencapai Net Zero Emissions (NZE) pada 2060.
Di kesempatan yang sama, Direktur Transmisi dan Perencanaan Sistem PLN Evy Haryadi menjelaskan, dalam aplikasi ini tersaji data berupa inventarisasi emisi GRK (Gas Rumah Kaca) scope 1 (emisi langsung), scope 2 dan 3 (emisi tidak langsung).
“Lalu, (data) perdagangan emisi dan offset karbon, aksi mitigasi perubahan iklim dan aksi adaptasi perubahan iklim di lingkungan PLN Group,” jelasnya.
Baca juga : Hari Pelanggan Nasional, CEO Smartfren Layani Langsung Pelanggan di Galeri
Dalam melaksanakan perdagangan karbon, kata dia, pihaknya berpedoman pada peraturan implementasi NEK (Nilai Ekonomi Karbon).
Saat ini, BUMN setrum itu memiliki setidaknya lima entitas perusahaan yang berperan dalam implementasi NEK, sebagai bagian dari pengembangan bisnis perusahaan.
Kelima entitas tersebut yakni PT PLN Indonesia Power (IP) dan PT PLN Nusantara Power (NP) yang berperan sebagai pelaku perdagangan karbon.
Baca juga : Daikin Siapkan Strategi Bisnis Kurangi Jejak Karbon
Kemudian, PT PLN ICON Plus sebagai penyedia dan pengembang platform perdagangan karbon, PT Energy Management Indonesia (EMI) sebagai management office perdagangan karbon dan PLN Pusertif sebagai lembaga validasi dan verifikasi.
Ia menegaskan bahwa keikutsertaannya dalam mendukung pelaksanaan perdagangan karbon, baik melalui perdagangan langsung dan bursa karbon, selalu berpedoman pada peraturan Pemerintah.
“Kami harap, perdagangan karbon sebagai program enablers dekarbonisasi dapat mendukung upaya PLN untuk mencapai NDC 2030 dan NZE2060,” harapnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya