Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sinarmas MSIG Life Percepat Transformasi untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Selasa, 19 September 2023 22:44 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Tbk (Sinarmas MSIG Life) mencatat pertumbuhan kinerja yang kuat dan berkelanjutan di tengah kondisi ekonomi yang penuh tantangan sepanjang 2022. Total laba bersih Perusahaan di 2022 tumbuh sebesar 398 persen YoY didukung dengan rasio solvabilitas yang kuat mencapai 2.528 persen, jauh di atas persyaratan minimum regulator sebesar 120 persen.
Hal tersebut disampaikan pada paparan kinerja perusahaan “Sinarmas MSIG Life Public Expose 2023: Mempercepat Transformasi untuk Pertumbuhan Berkelanjutan”, di Jakarta, Selasa (19/9). Presiden Direktur Sinarmas MSIG Life Wianto Chen mengungkapkan, di 2022, pihaknya berhasil mempertahankan momentum pertumbuhan melalui transformasi dan implementasi fase pertama strategi jangka menengah, GREAT 2025 – Grow Sustainable Business - Excellent Services - As Trusted Partner, dengan sukses.
“Pencapaian tersebut memantapkan langkah kami melanjutkan strategi fase kedua pada 2023 yang berfokus pada pertumbuhan bisnis ritel, peningkatan profitabilitas dan efisiensi hasil operasional untuk mewujudkan aspirasi kami menjadi perusahaan asuransi jiwa Jepang nomor satu di Indonesia,” ucapnya.
Baca juga : Ganjar Dorong Transformasi 6 Pilar Untuk Manfaatkan Bonus Demografi Indonesia
Sektor keuangan menguat yang terlihat dari ekonomi Indonesia yang tumbuh positif dan konsisten tumbuh di atas 5 persen selama 7 kuartal. Literasi masyarakat terhadap asuransi jiwa juga meningkat. Kondisi ini memberikan prospek yang cerah bagi industri asuransi jiwa. Meskipun terdapat ketidakpastian ekonomi global serta perubahan beberapa regulasi menjadi tantangan yang harus dihadapi, perusahaan terus menciptakan momentum pertumbuhan yang sehat dengan strategi yang tepat.
Direktur Sinarmas MSIG Life Herman Sulistyo menyampaikan, perusahaan berhasil menjalankan strategi diversifikasi dan diferensiasi pada kanal distribusi maupun lini usaha. Dari kanal distribusi, pendapatan perusahaan dari keagenan berhasil tumbuh 257 persen secara YoY di 2022, mencapai 21 persen dari total pendapatan bisnis baru perusahaan.
“Dengan capaian ini, kanal distribusi keagenan bisa menjadi tulang punggung bisnis perusahaan bersama dengan kanal bancassurance. Sementara itu, sepanjang semester 1 2023, kontribusi yang berasal dari premi reguler sebesar 61 persen, sejalan dengan strategi perusahaan untuk tumbuh berkelanjutan,” jelasnya.
Baca juga : Wapres Maruf Perkuat Kerja Sama Investasi Dengan Fujian
Keberhasilan ini terjadi berkat inovasi produk menjawab kebutuhan masyarakat yang kian beragam serta layanan digital guna meningkatkan kualitas pelayanan nasabah, yang dihadirkan sepanjang 2022-2023. Direktur Sinarmas MSIG Life Andrew Bain mengungkapkan, secara keseluruhan, perusahaan telah melakukan digitalisasi terkait peningkatan layanan nasabah. Di antaranya percepatan proses verifikasi E-SPAJ menjadi polis hanya dalam 18 menit dan percepatan pemrosesan kode agen hanya 5 menit melalui aplikasi ORION, fitur biometric verification, hingga memperbanyak metode pembayaran untuk mempermudah nasabah dalam bertransaksi polis.
Sebagai bagian dari ekosistem kesehatan, perusahaan juga telah meluncurkan website My Health Risk Score, situs pertama di Indonesia yang dapat memprediksi risiko kesehatan secara personal hanya dalam 3 menit. Situs ini dapat diakses seluruh masyarakat secara mudah dan gratis.
Seperti yang telah diumumkan setelah Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Juli lalu, PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Tbk (Sinarmas MSIG Life) akan melakukan perubahan nama dan logo menjadi PT MSIG Life Indonesia Tbk (MSIG Life) serta alamat perusahaan. Hal ini merupakan rencana jangka menengah perusahaan seiring dengan mayoritas kepemilikan saham oleh Mitsui Sumitomo Insurance Co., Ltd. (MSI) sejak 2019. Perubahan ini akan dilaksanakan setelah proses dari regulator selesai.
Baca juga : Tren Pertumbuhan Berlanjut, BNI Optimis Kredit Ekspansif
Didukung oleh Mitsui Sumitomo Insurance Co., Ltd. (MS&AD Group) dan berkolaborasi dengan MSIG Indonesia, perusahaan berkomitmen dalam keberlanjutan Lingkungan Hidup, Sosial, dan Tata Kelola (ESG) melalui beragam inisiatif program CSR maupun peningkatan tata Kelola dengan implementasi J-SOX (Japan – Sarbanese Oxley) sebagai instrumen standar dari Jepang untuk pelaksanaan kontrol internal yang ketat dalam pelaporan keuangan.
“Dalam kondisi yang penuh tantangan, perusahaan terus mengakselerasi pertumbuhan berkelanjutan di berbagai pilar. Kami percaya masa depan industri asuransi jiwa masih cerah dan memiliki peluang besar. Industri asuransi jiwa sedang berada di momen yang tepat untuk meningkatkan penetrasi pasar. Untuk itu, Perusahaan harus jeli menangkap peluang melalui strategi bisnis yang tepat sehingga senantiasa mampu mewujudkan komitmen sebagai Trusted Partner for Life,” tutup Wianto.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya