Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Gaet Investor, MRT Jakarta All Out Kembangan Kawasan Berorientasi Transit/TOD
Minggu, 8 Oktober 2023 12:50 WIB
Sebelumnya
“Terutama sejak ada pembangunan kantong parkir ya, trafik di Poins Square ini naik 30 persen. Ditambah trafik orang sekitar sebesar 10-15 persen,” ungkap Yoga.
Diakuinya, saat ini Poins Square pun terus berbenah, dulu yang hanya fokus pada elektronik, pihaknya mencoba shifting bukan hanya elektronik atau food and beverage (FnB) saja, tetapi dengan menghadirkan konsep mixed used yang diatur, dengan adanya kebutuhan dari apartemen, hotel dan office, serta para pengguna MRT yang ingin transit di Poins Square.
“Keyakinan kami ke depan trennya akan terus positif. Sebab ketika ekosistemn terbentuk, orang mau cari lahan 5 sampai 10 tahun lagi di kawasan Stasiun MRT pasti bakal kesulitan, karena mahal dan sudah full booked. Memang harus ada punya orang yang punya visi ke depan. Itulah yang coba kami lakukan dengan bersedia untuk terus berkolaborasi dengan MRT,” jelasnya.
Baca juga : Pertahankan Basis Suara
Plaza Transit dan Simpang Temu Lebak Bulus yang telah beroperasi dan digunakan masyarakat sejak tahun lalu. (Foto: PT Inti Menara Jaya)
Senada, Business Development Manager PT Inti Menara Jaya Luke Michael menambahkan, tantangan dalam membangun TOD adalah konektivitas. Bagaimana konektivitas ini dibangun dengan tetap memperhatikan aturan tetapi membuat masyarakat atau kepentingan publik.
Baca juga : Cuaca Besok Di Jakarta Lebih Adem Dari Kemarin, BMKG: Jumat Dominan Cerah Berawan
Luke mengatakan, awal project pada 2017 pembangunan MRT masih dinamis. Bahkan ada anggapan MRT digenjot seolah-olah menjadi kegiatan strategis daerah. Padahal disampaikan tujuannya untuk kepentingan publik, salah satunya dengan dukungan sebagai contoh proyek TOD ke depannya.
“Awalnya Poins Square ramai, tapi banyak yang tidak tahu karena ada proyek MRT. Namun Poins sekarang berubah dengan lebih ke lifestyle. Tetapi kami tidak melupakan pedestarian. Kami ingin trafik di ruang publik harus inklusif, tidak mau hanya ada untuk kawasan tersebut. Terbuka bagi siapa saja,” katanya.
Selain itu, kerja sama pihaknya dan MRT Jakarta juga telah sukses membangun Skywalk Lebak Bulus. Simpang temu tersebut, terdiri dari jembatan layang dan hub yang menjadi salah satu infrastruktur yang dibangun sebagai bagian dari pengembangan TOD di Lebak Bulus sejak akhir Desember 2022.
Baca juga : Harga Tiket Kereta Cepat Jakarta Bandung, Jadwal Keberangkatan Dan Link Naik Gratis
Skywalk Lebak Bulus sepanjang 307,5 meter ini, telah digunakan masyarakat dan pengguna jasa MRT Jakarta, karena telah menghubungkan gedung Poins Square, area transit plaza di depan gedung Poin Square, dan Stasiun Lebak Bulus.
“Akses pejalan kaki menjadi lebih aman dan nyaman. Selain jembatan layang tersebut, trotoar di bawahnya pun sudah terlebih dahulu diakses oleh publik,” ungkap Luke.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya