Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Rencana Merger PAS Dan Citilink Belum Final
Garuda Dan Pertamina Masih Godok 3 Skema
Sabtu, 18 November 2023 07:20 WIB
Sebelumnya
Di kesempatan berbeda, President & Chief Executive Officer (CEO) Citilink Indonesia Dewa Kadek Rai berkata lain. Dia mengungkapkan, skema merger (penggabungan dua maskapai) tersebut, kemungkinan akan berubah.
Menurutnya, Kementerian BUMN berencana memasukkan maskapai-maskapai pelat merah, baik itu Garuda Indonesia, Citilink Indonesia dan Pelita Air menjadi subholding di bawah manajemen InJourney.
Baca juga : Relawan Sintawati Bantu Ratusan Warga Dengan Kegiatan Tebus Murah Sembako
“Barangkali ada perubahan kebijakan setelah terjadi pembicaraan yang cukup serius di pemangku kepentingan. Saya tidak dapat memastikan, tetapi kemungkinannya merger itu tidak jadi,” ungkap Dewa, dalam acara CEOTalks INACA, di Jakarta, Kamis (2/11).
Selain itu, proses masuknya maskapai-maskapai tersebut ke dalam Holding InJourney, ditargetkan rampung pada akhir 2023 hingga kuartal I-2024.
Baca juga : Modernisasi Menu Tradisional, Garudafood Luncurkan Camilan Slondok
Saat ini Kementerian BUMN dan pihak terkait lainnya tengah mengkaji fundamental bisnis maskapai-maskapai tersebut, sebelum diintegrasikan ke dalam InJourney.
Ia memaparkan, ketiga maskapai tersebut nantinya akan tetap beroperasi sesuai dengan target pasarnya masing-masing.
Baca juga : Jarnas 98: Putusan MK Buka Peluang Seluruh Anak Muda Jadi Pemimpin Nasional
Artinya, Garuda Indonesia akan melayani segmen full service, Pelita Air melayani pasar medium. Sedangkan, Citilink akan melayani pasar Low Cost Carrier.
“Masing-masing maskapai, sudah memiliki segmen pasarnya masing-masing. Jadi, tidak perlu ada Citilink dan Pelita Air dilebur sepenuhnya, menjadi produk yang sama,” ucapnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya