Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Lewat Inovasi NB House, PTPN Group Kendalikan Hama Tanaman
Minggu, 19 November 2023 15:59 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Holding Perkebunan Nusantara III (Persero) melakukan pendekatan secara alami dalam mengendalikan hama tanaman.
Terutama yang berpotensi mengganggu produktivitas perkebunan kelapa sawit secara lestari melalui pengembangbiakan musuh alami atau natural enemies.
Inovasi bernama Natural Enemies Breeding House (NB House) itu diterapkan oleh PT Perkebunan Nusantara V secara luas usai menjadi salah satu penemuan paling inovatif oleh karyawan perusahaan melalui ajang Planters Innovation Summit (PIS) PTPN V Tahun 2023.
Melalui NB House, tiga karyawan milenial PTPN V yaitu, Nava Karina, Ricardo Panjaitan, dan Andra Sumarno mengembangbiakkan Sycanus sp, yang menjadi musuh alami bagi hama Ulat Pemakan Daun Kelapa Sawit (UPDKS).
Hama tersebut merupakan salah satu jenis hama yang menyerang daun dan wajib diantisipasi karena berpotensi mengganggu produktivitas perkebunan kelapa sawit.
Baca juga : Lestari: Generasi Muda Kudu Dipersiapkan Hadapi Tantangan Global
Saat ini, konsep NB House yang berhasil menyabet juara pertama dalam Planters Innovation Summit PTPN V 2023 telah diterapkan dan dipraktikkan secara luas di berbagai anak perusahaan Holding Perkebunan Nusantara III (Persero).
Direktur PTPN V Jatmiko Santosa mengapresiasi hasil inovasi tiga karyawan milenial PTPN V tersebut.
Jatmiko mengatakan, inovasi yang dihasilkan dari tangan-tangan kreatif tersebut menjadi solusi akan potensi serangan hama secara alami.
"Penerapan perkebunan sawit secara lestari dan berkelanjutan melalui eco friendly selalu menjadi pilihan utama PTPN sejak lama. Inovasi ini sangat luar biasa," kata Jatmiko dalam keterangan resminya, Minggu (19/11/2023).
Senior Executive Vice President Operation PTPN V Ospin Sembiring menambahkan, NB House merupakan sebuah inovasi yang berangkat dari ide sederhana.
Baca juga : Lestari: Generasi Muda Penting Terapkan Nilai Kebangsaan
"Namun, dampaknya sangat luar biasa. Inilah yang disebut sebagai inovasi, yakni memberikan dampak positif secara efektif dan efesien," jelas Ospin.
Ospin tak dapat menyembunyikan rasa bangganya setelah konsep NB House secara resmit telah diterapkan ke berbagai anak perusahaan Holding Perkebunan Nusantara.
Melalui surat edaran yang ditandatangani Direktur Produksi dan Pengembangan Holding Perkebunan Nusantara Mahmudi, inovasi NB House diterapkan secara serentak di 10 PTPN yang mengelola komoditi perkebunan kelapa sawit.
Sementara di PTPN V sendiri telah didirikan breediing house di 11 kebun yang langsung dikelola oleh asisten terkait yang sebelumnya mendapatkan pelatihan secara komprehensif.
"Tentu ini sebuah kebanggaan. Untuk kesekian kalinya inovasi yang dihasilkan planters PTPN V memberikan manfaat besar tidak hanya untuk kami, namun juga untuk seluruh anak perusahaan Holding Perkebunan," ujarnya.
Baca juga : Relawan Mas Bowo Gelar Lomba Karaoke Dan Bagikan Sembako Buat Warga Pandeglang
Sycanus sp sendiri merupakan predator alami yang mampu menekan populasi UPDPKS sehingga berperan penting sebagai dalam menjaga ekosistem di perkebunan kelapa sawit.
Teknis perbanyakan dan pelepasan Sycanus yang tepat mampu meningkatkan populasinya sehingga dapat menekan hama UPDPKS hingga di bawah ambang ekonomi.
Melalui NB House, populasi Sycanus dapat dikembangbiakkan secara maksimal dan dilepas secara bertahap ke lokasi perkebunan sawit yang diserang hama.
Sementara, Nava menambahkan, penelitian NB House tersebut dilakukan selama setahun lamanya sebelum dapat menyusun formula secara tepat.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya