Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Investasi Dan Modernisasi: Menuju Kesejahteraan Serta Ketahanan Pangan
Rabu, 13 Desember 2023 21:28 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Dalam langkah ambisius mencapai swasembada pangan, kolaborasi Pemerintah, akademisi, dan masyarakat terbukti kunci sukses.
Inovasi seperti Biosoildam MA-11, karya Dr. Nugroho Widiasmadi, mendorong pertanian berkelanjutan, diakui dengan Penghargaan Kalpataru.
Presiden Joko Widodo, meski dihadapkan El Nino, konsisten memperbaiki regulasi pupuk dan fokus pada pengelolaan lahan rawa. Teknologi MA-11 meningkatkan efisiensi produksi hingga 70 persen, dorongan signifikan untuk pertumbuhan ekonomi inklusif.
"Bank Indonesia Bengkulu membina klaster padi, bawang merah, kopi, dan cabai, mencapai peningkatan dua kali lipat," kata Nugroho dalam keterangannya, Rabu (13/13/2023)
Dikatakan, dalam era digital, sektor pertanian Indonesia peluang emas melalui integrasi sains data. Sains data meningkatkan efisiensi dan produktivitas, tantangan pada infrastruktur dan literasi digital petani.
Baca juga : Peringati Hari HAM Sedunia Ke-75, Menkumham: Keberagaman Kekuatan Indonesia
Sementara program pendidikan esensial mengenalkan manfaat sains data dalam pertanian. Langkah-langkah strategis melibatkan kolaborasi Pemerintah, lembaga pendidikan, dan sektor pertanian.
Investasi dalam teknologi, pendekatan inklusif, dan penyesuaian program, disebutnya menjadi kunci memodernisasi pertanian Indonesia menuju kesejahteraan dan ketahanan pangan. Hal ini sebagaimana disoroti Ahmad Tauhid dari Indef.
Indonesia Menjadi Pusat Perhatian di COP28 Pada COP28 di Dubai, Presiden Joko Widodo menonjolkan potensi produk pertanian Indonesia sebagai sumber energi ramah lingkungan.
Inovasi seperti Teknologi Biosoildam MA-11 tonggak pertanian organik dan berkelanjutan, didukung anggota DPR RI.
"Peningkatan permintaan produk pertanian peluang, didukung lahan subur, sumber daya manusia melimpah, dan infrastruktur ekosistem memadai," tambahnya.
Baca juga : MoT Penguatan Moderasi Beragama, Upaya Menata Kehidupan yang Damai dan Toleran
Diungkapkan, Presiden Jokowi membangun Indonesia makmur, berkelanjutan, dengan perekonomian inklusif, dan nol emisi karbon pada 2060. Indonesia berhasil memaparkan keberhasilannya dalam pengelolaan hutan mangrove, rehabilitasi hutan dan lahan, serta pengembangan energi baru terbarukan.
Presiden Jokowi juga mampu mengundang investasi lebih dari 1 triliun dolar AS untuk mencapai nol emisi karbon pada 2060. Sebab, butuh kerja sama global dan dukungan mitra bilateral, investasi swasta, filantropi, dan negara sahabat.
Diingatkan, target Paris Agreement dan Net Zero Emission hanya dapat dicapai dengan peningkatan kapasitas pendanaan transisi energi. Krisis Iklim dan Peran Indonesia di COP28 Krisis iklim mengarah dunia pada ketidaksetaraan.
Negara industri pemicu pemanasan global, merugikan negara miskin. COP28 di Dubai, suara negara maju menyerukan pengurangan emisi global. Dilema bagi negara miskin, mengatasi ketidakcukupan sumber daya tanpa mengeksploitasi lingkungan.
Ahli PBB juga menandai kenaikan suhu 1,2 derajat Celsius sebagai ambang batas, solusi utama kurangi emisi gas rumah kaca setidaknya separuh total global.
Baca juga : Indonesia Dan Belgia Tingkatkan Kerja Sama Di Bidang Penanggulangan Terorisme
"COP28 hadapi dua agenda: tinjau kemajuan penurunan emisi dan sepakati dana kerugian dan kerusakan 100 miliar dolar AS per tahun," tambahnya.
Indonesia sorotan positif dengan langkah ambisius swasembada pangan. Transformasi ke pembangunan berkelanjutan butuh investasi besar, gantikan pembangkit batu bara biaya mencapai Rp 1.500 triliun.
COP28 ketegangan antara negara maju dan berkembang, harapan kolaborasi global. Presiden Jokowi dukungan visi Indonesia nol emisi karbon pada 2060. Masa depan berkelanjutan dan ramah lingkungan panggilan bersama, tindakan konkret dari seluruh dunia dibutuhkan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya