Dark/Light Mode

Blusukan Ke Ketapang Dan Gilimanuk Jelang Nataru

BKS: Kapal Dan Pelabuhan Siap Layani Penumpang

Senin, 18 Desember 2023 07:10 WIB
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi (ketujuh dari kanan, berdiri) bersama Kepala Korlantas Polri, Brigjen Aan Suhanan (keenam dari kiri, berdiri) dan Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Ira Puspadewi (keenam dari kanan, berdiri), foto bersama usai meninjau kesiapan layanan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, dan Pelabuhan Gilimanuk, Bali, Sabtu (16/12/2023). (Foto: Dok. Kemenhub)
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi (ketujuh dari kanan, berdiri) bersama Kepala Korlantas Polri, Brigjen Aan Suhanan (keenam dari kiri, berdiri) dan Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Ira Puspadewi (keenam dari kanan, berdiri), foto bersama usai meninjau kesiapan layanan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, dan Pelabuhan Gilimanuk, Bali, Sabtu (16/12/2023). (Foto: Dok. Kemenhub)

 Sebelumnya 
Ira Puspadewi menambah­kan, selain pemisahan dermaga kendaraan dan penambahan kapasitas, ASDP juga mem­berlakukan pengaturan zona penjualan tiket online.

“Penjualan tiket online hanya bisa dilakukan pada radius maksimal 2,6 kilometer (km) sebelum Pelabuhan Ketapang dan 2 km sebelum Pelabuhan Gilimanuk,” ujar Ira.

Dengan demikian, penump­ang sudah tidak dapat melaku­kan pembelian tiket setelah memasuki radius tersebut.

Baca juga : Pastikan Ketersediaan Bahan Produksi Beras Jelang Nataru, Al Muktabar Tinjau Kawasan Industri Terpadu Wilmar

“Ini kami lakukan untuk menghindari agen tidak resmi yang menyebabkan ketidaklan­caran,” ujarnya.

Brigjen Aan Suhanan me­nyatakan, Korlantas siap berkoordinasi dengan Kemenhub maupun stakeholder lain untuk mengatur lalu lintas sekitar Pelabuhan.

“Dengan adanya penambahan kapal dan pemisahan Pelabuhan kendaraan penumpang dan ba­rang, mudah-mudahan volume kendaraan yang menuju Ketapang akan berkurang,” harap Aan.

Baca juga : Hadapi Nataru, AP II Dan Maskapai Siapkan 4,38 Juta Kursi Penumpang

Pengamat transportasi Djoko Setijowarno memprediksi se­lama libur Nataru pergerakan masyarakat mencapai 26,03 juta jiwa. Dari jumlah itu, sebanyak 24,19 persen berpergian meng­gunakan kendaraan pribadi roda empat. Sisanya, menggunakan transportasi umum jalur darat, laut, udara dan sepeda motor.

“Karena itu, berbagai persia­pan dan antisipasi dari tingginya pergerakan masyarakat selama Nataru harus dilakukan Pemerintah di berbagai moda transpor­tasi, darat, laut dan udara,” kata Djoko kepada Rakyat Merdeka, Minggu (17/12/2023).

Untuk transportasi darat, Ke­menhub sebagai regulator harus memastikan transportasi umum yang akan melayani penumpang selama libur Nataru layak jalan dan sudah lolos pemeriksaan stan­dar keamanan dan keselamatan.

Baca juga : Prabowo Berpotensi Alihkan Dana Bansos Dan Anggaran Pendidikan

Dia mengimbau, masyarakat yang bepergian menggunakan bus menanyakan surat KIR(surat keterangan layak jalan) kendaraan, kartu pengawas dan surat ijin bus pariwisata yang masih berlaku.

“Jangan tergiur tawaran tarif sewa bus yang murah, namun keselamatan tidak terjamin,” ingat Djoko yang juga Wakil Ketua Pemberdayaan dan Pengem­bangan Wilayah Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Pusat itu.

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Senin 18/12/2023 dengan judul Blusukan Ke Ketapang Dan Gilimanuk Jelang Nataru, BKS: Kapal Dan Pelabuhan Siap Layani Penumpang

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.