Dark/Light Mode

Hingga September, Toyota Ekspor 158.700 Mobil

Rabu, 16 Oktober 2019 15:25 WIB
Presdir TMMIN Warih Andang Tjahjono menjelaskan kepada Presiden Jokowi dan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto tentang ekspor mobil Toyota. (Foto: TMMIN)
Presdir TMMIN Warih Andang Tjahjono menjelaskan kepada Presiden Jokowi dan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto tentang ekspor mobil Toyota. (Foto: TMMIN)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) mencatat sepanjang tahun ini hingga September telah mengekspor 158.700 unit mobil utuh (Complete Build Up/CBU). Jumlah tersebut naik 3 persen dibanding periode sama tahun lalu 154.600 unit.

Ada sembilan model yang diekspor TMMIN, yaitu Fortuner, Innova, Vios, Yaris, Sienta, Rush, Avanza, Agya dan Townace/Liteace. Selain mengekspor kendaraan utuh, Toyota juga mengapalkan kendaraan terurai (Complete Knock Down/CKD) sebanyak 34,300 unit, mesin utuh tipe TR dan NR 93.100 unit dan  komponen kendaraan 73,8 juta buah. Ada lebih 80 negara di kawasan Asia, Pasifik, Timur Tengah, Amerika Tengah dan Selatan serta Afrika yang menjadi destinasi ekspor brand Toyota.

Presiden Direktur TMMIN, Warih Andang Tjahjono mengatakan, selama lebih dari 30 tahun, Toyota diuji untuk menghadapi berbagai macam kondisi global untuk tetap bisa memberikan sumbangsih bagi perekonomian negeri ini. “Naik turun kinerja ekspor telah kami alami sehingga menjadi pelajaran berharga dalam menyusun langkah-langkah strategis berikutnya,” ujar Warih Andang usai menerima penghargaan Primaniyarta untuk kategori Eksportir Berkinerja pada acara Trade Expo 2019 di ICE BSD, Rabu (16/10).

Baca juga : Sejak 2007, Toyota Jual 2.284 Mobil Hybrid

Penghargaan diserahkan Wakil Presiden Jusuf Kalla disaksikan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita. Penghargaan ini yang ke-10 diterima TMMIN untuk kategori yang sama.

Sepanjang 2018, Toyota berhasil mencatatkan volume rekor baru ekspor, yaitu melampaui angka 200 ribu untuk pertama kalinya. Tepatnya sebesar 206.000 unit. Selanjutnya, pada tahun 2019 ini ekspansi ekspor yang berhasil dilakukan TMMIN antara lain menambah destinasi ekspor ke negara-negara di kawasan Amerika Tengah dan Selatan serta beberapa negara Mekong.

“Gejolak perekonomian global merupakan hal yang tidak terhindarkan dan berada di luar kontrol eksportir. Toyota dan grupnya di Indonesia termasuk Daihatsu, selalu berupaya untuk mempertahankan kinerja ekspor,” katanya.

Baca juga : Kementan Siap Tumbuhkan Eksportir Milenial

Direktur Administrasi, Korporasi dan Hubungan Eksternal TMMIN, Bob Azam mengatakan, posisi sebagai salah satu basis produksi dan ekspor di kawasan Asia Pasifik memungkinkan Toyota Indonesia untuk berkontribusi dalam tiga hal. Pertama, substitusi impor melalui produksi lokal untuk pasar dalam negeri dan penciptaan potensi pasar ekspor sehingga dalam menjaga keseimbangan neraca perdagangan terutama untuk sektor industri otomotif.

Kedua, kata dia, kontribusi pada kinerja ekspor otomotif. Produksi lokal kendaraan bermerek Toyota memberikan kontribusi sekitar 78 persen terhadap total ekspor kendaraan utuh dari Indonesia di tahun 2018 lalu. 

Ketiga, sebagai jembatan bagi Industri Kecil dan Menengah (IKM) pemasok komponen kendaraan lokal untuk dapat menembus pasar ekspor. Tingginya tingkat kandungan dalam negeri produk-produk Toyota yang saat ini mencapai 75 persen hingga 94 persen.

Baca juga : Naik Tipis, Toyota Jual 6.128 Unit Mobil Di GIIAS

“Melihat ketiga peran penting tersebut, maka seperti yang saat ini tengah menjadi fokus pemerintah, kami memandang bahwa investasi yang berorientasi ekspor harus terus didorong, terlebih bagi industri dengan produk ekspor berteknologi tinggi atau bernilai tambah. Pengalaman selama 30 tahun dalam merambah pasar global membentuk DNA serta mentalitas Toyota dan grupnya di Indonesia untuk menghadirkan produk yang berorientasi ekspor,” imbuh Bob.

Bob menambahkan, kemampuan mengekspor menunjukan bahwa produk yang dihasilkan berdaya saing tinggi. Dengan sumber daya manusia (SDM) unggul salah satunya melalui penerapan revolusi industri 4.0 serta dukungan jaringan global Toyota diharapkan kinerja ekspor produk bermerek Toyota tetap langgeng di tengah tantangan dan perubahan yang terjadi sehingga mampu memberi kontribusi pada perekonomian nasional. [DIT]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.