Dark/Light Mode

Produksi CPO Naik 9,2 Persen, Tembus 4.523 Ton di Oktober 2023

Selasa, 19 Desember 2023 18:40 WIB
Produksi crude palm oil (CPO) bulan Oktober mencapai 4.523 ribu ton naik 9,2 persen dari produksi bulan September sebesar 4.143 ribu ton. (Foto: Ilustrasi Istimewa)
Produksi crude palm oil (CPO) bulan Oktober mencapai 4.523 ribu ton naik 9,2 persen dari produksi bulan September sebesar 4.143 ribu ton. (Foto: Ilustrasi Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Direktur Eksekutif Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Mukti Sardjono, produksi crude palm oil (CPO) bulan Oktober mencapai 4.523 ribu ton naik 9,2 persen dari produksi bulan September sebesar 4.143 ribu ton.

Demikian juga dengan produksi palm kernel oil (PKO) yang naik menjadi 430 ribu ton dari 394 ribu ton di bulan September atau naik 9,1 persen.

"Total konsumsi dalam negeri bulan Oktober mencapai 2.181 ribu ton naik 10,2 persen dari konsumsi bulan September sebesar 1.979 ribu ton," ujar Mukti dalam keterangannya, Selasa (19/12/2023).

Baca juga : Pendapatan Surya Semesta Internusa Melonjak 22,3 Persen Tembus Rp 3,02 T Di Kuartal III-2023

Lebih lanjut Mukti mengatakan, kenaikan terbesar terjadi pada konsumsi biodiesel yang naik dari 924 ribu ton di bulan September menjadi 1.160 ribu ton di bulan Oktober.

Sedangkan untuk pangan turun 3,5 persen dari 865 ribu ton menjadi 835 ribu ton dan oleokimia turun 2,1 persen dari 190 ribu ton di bulan September menjadi 186 ribu ton di bulan Oktober.

Total ekspor di bulan Oktober mengalami kenaikan sebesar 11,4 persen menjadi 3.001 ribu ton dari 2.693 ribu ton di bulan September.

Baca juga : Pra Penjualan LPKR Naik, Targetkan Rp4,9 Triliun Di 2023

Kenaikan terbesar terjadi pada ekspor oleokimia sebesar 21,9 persen dari 333 ribu ton di bulan September menjadi 406 ribu ton di bulan Oktober diikuti olahan CPO sebesar 12,4 persen dari 1.968 ribu ton.

Pada bulan September menjadi 2.212 ribu ton di bulan Oktober dan kenaikan ekspor CPO sebesar 13,3 persen dari 233 ribu ton di bulan September menjadi 264 ribu ton di bulan Oktober.

Sementara itu ekspor PKO, olahan PKO total keduanya mengalami penurunan sebesar 17,4 persen dari 138 ribu ton di bulan September menjadi 114 ribu ton di bulan Oktober.

Baca juga : Klaim JHT BPJamsostek Jakarta Mampang Tembus 243 M Hingga Oktober 2023

"Dengan stok awal bulan Oktober sebesar 3.103 ribu ton, produksi 4.953 ribu ton, konsumsi sebesar 2.181 ribu ton dan ekspor 3.001 ribu ton, maka stok akhir bulan Oktober adalah 2.874 ribu ton yang lebih rendah dari stok akhir bulan September sebesar 3.103 ribu ton," pungkas Mukti.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.