Dark/Light Mode

Wapres Iran Apresiasi Upaya Pemberdayaan Perempuan Di RI

Rabu, 3 Januari 2024 23:23 WIB
Foto: Ist
Foto: Ist

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Presiden Republik Islam Iran Dr. Ensieh Khazali mengapresiasi upaya pemberdayaan perempuan di Indonesia.

Apresiasi diberikan ketika Wapres Iran duduk bersama Nasabah PT Permodalan Nasional Madani (PNM) sambil membatik dengan canting di Menara PNM, di Jakarta, akhir Desember 2023 lalu.

Kunjungan itu dilakukan dalam rangka Kunjungan Kerja bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) ke PNM.

Seorang akademisi dan politisi, hanya satu dua hal dari pesona seorang Wapres Iran.

Baca juga : Ekosistem Holding Ultra Mikro Jaga Pemberdayaan Perempuan Prasejahtera

Dia juga menyuarakan tentang pemberdayaan dan kesejahteraan perempuan di Iran.

Bersama Menteri PPPA Bintang Puspayoga, giat ini bertujuan untuk mengeksplorasi gerakan Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) yang merupakan program milik PNM yang memiliki fokus dalam memberikan pembiayaan dan pendampingan untuk perempuan prasejahtera di Indonesia.

“Kami sampaikan terima kasih dan penghargaan sebesar-besarnya, ini adalah kehormatan bagi kami untuk menjadi salah satu agenda Kunjungan Wapres Republik Islam Iran ke Indonesia,” ucap Direktur Utama PNM Arief Mulyadi, yang turut menyambut sebagai tuan rumah.

Membina kurang lebih 15 juta nasabah aktif, Arief memaparkan tentang keunikan Mekaar yang membuktikan melalui formula group lending dengan target perempuan, menjadi sebuah keberhasilan yang dapat mendorong ekonomi kerakyatan terus tumbuh.

Baca juga : Mentan Apresiasi Presiden Tambah Anggaran Pupuk Subsidi 14 Triliun

“Di Iran juga yang perempuan yang menerima pinjaman kami akan jauh lebih baik dalam mengembalikan pinjaman yang kami berikan,” ucap Wapres Iran menanggapi pemaparan tersebut.

Menteri PPPA juga menyetujui fakta tersebut dan itulah alasan PNM Mekaar tetap tumbuh walaupun umurnya masih cukup belia.

Membagikan cerita tentang perempuan di Iran, Ia membeberkan bahwa 60 persen yang menamatkan sarjana adalah perempuan.

Ia berharap ada kerja sama selanjutnya dari kunjungan ke PNM ini karena momentum kunjungan telah memberikan inspirasi pemberdayaan perempuan di Iran.

Baca juga : Wapres: Kinerja Pasar Modal Topang Pertumbuhan Ekonomi

Arief juga menambahkan bahwa sama dengan pandangan Ensieh, PNM melihat adanya potensi yang sangat besar dalam peranan perempuan yang memiliki kapasitas usaha untuk memajukan bangsa.

Menjadi badan permodalan berbasis group lending terbesar di dunia, PNM berharap dapat terus menjadi inspirasi.

Juga berkolaborasi untuk mengembangkan program Mekaar, agar senantiasa menjalankan komitmennya dalam memberikan tiga modal utama, yakni modal finansial, sosial, dan intelektual.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.