Dark/Light Mode

Hasil Rekapitulasi KPU
Pemilu Presiden 2024
Anies & Muhaimin
24,9%
40.971.906 suara
24,9%
40.971.906 suara
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58,6%
96.214.691 suara
58,6%
96.214.691 suara
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16,5%
27.040.878 suara
16,5%
27.040.878 suara
Ganjar & Mahfud
Sumber: KPU

BRI-BRINS Serahkan Pembayaran Klaim Ke Pedagang Pasar Ngawen Korban Kebakaran

Kamis, 25 Januari 2024 20:18 WIB
Foto: Ist
Foto: Ist

RM.id  Rakyat Merdeka - Bank Rakyat Indonesia (BRI) bersama BRI Insurance menyerahkan pembayaran klaim asuransi kepada pedagang Pasar Ngawen Kabupaten Blora yang kios atau lapaknya terbakar.

Pedagang yang menerima klaim asuransi tersebut adalah nasabah BRI peserta asuransi BRINS (BRI Insurance).

Penyerahan klaim asuransi dilakukan kepada perwakilan pedagang secara simbolis di kantor BRI Unit Ngawen, Kamis (25/1/2024).

Asuransi diserahkan Prayago selaku pimpinan Marketing Representative Office BRINS Pati bersama Pimpinan Branch Office BRINS Semarang Teguh Siswanto dan Pimpinan BRI Cabang Blora Ardi Ahmad Muharam.

Ikut mendampingi dalam penyerahan klaim asuransi tersebut, Kepala BRI Unit Ngawen Thipung Haryono, Manajer Bisnis Mikro BRI Cabang Blora Sugeng Raharjo dan Marketing BRINS Pati Dara Puspita.

"Kami menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada BRI yang telah memberikan asuransi BRINS ini. Saat kami berduka karena kios kebakaran, BRI membantu kami dengan memberikan asuransi ini," ujar Azizah, salah seorang perwakilan pedagang.

Baca juga : Prabowo: Dibutuhkan Pemimpin yang Sadar akan Perdamaian

Meski berusaha tegar, Azizah tak kuasa menahan haru saat menceritakan peristiwa kebakaran Pasar Ngawen yang terjadi pada Selasa (9/1/2024).

Pedagang yang telah berjualan di Pasar Ngawen selama 23 tahun itu mengaku mengalami kerugian sekitar Rp 50 juta. Sepatu, sandal, dan barang dagangannya tak bisa diselamatkan.

“Ya paling tidak asuransi dari BRI ini bisa untuk modal berjualan lagi," ungkap Azizah, dengan mata berkaca-kaca.

Merasakan manfaat asuransi yang besar ini, Azizah pun mengaku akan tetap ikut asuransi BRINS serta mengajak pedagang lainya untuk ikut asuransi BRINS.

"Manfaatnya nyata. Sudah ada buktinya," akunya.

Pimpinan BRINS Pati Prayogo mengemukakan, penyerahan asuransi BRINS kepada pedagang Pasar Ngawen yang kiosnya terbakar menjadi bukti nyata manfaat ikut asuransi.

Baca juga : Amartha Gandeng Mastercard Center For Inclusive Growth

"Asuransi BRINS itu preminya murah dan manfaatnya nyata," ujarnya.

Manajer Bisnis Mikro BRI Cabang Blora Sugeng Raharjo menambahkan, jumlah nominal asuransi BRINS yang diserahkan kepada pedagang Ngawen sebesar Rp 420 juta.

Jumlah tersebut diberikan kepada 84 orang pedagang peserta asuransi BRINS.

"Jumlahnya sebenarnya 77 orang pedagang. Namun, ada pedagang yang kepesertaanya lebih dari satu, sehingga menjadi 84 dan itu tetap mendapat asuransi," ungkapnya.

Ia menambahkan, untuk menjadi peserta asuransi BRINS, pedagang cukup membayar premi Asuransi Mikro Kerusakan Tempat Usaha sebesar Rp 40 ribu per tahun serta Asuransi Mikro Rumahku sebesar Rp. 50 ribu per tahun. Berbagai produk asuransi lainnya juga tersedia di Aplikasi BRINSMobile. 

Direktur Utama BRI Insurance Budi Legowo kut prihatin kepada nasabah pedagang Pasar Ngawen yang terkena musibah kebakaran.

Baca juga : BRI Salurkan Bantuan bagi Korban Gempa Sumedang

"Saya berharap dengan adanya pembayaran klaim berupa santunan dapat meringankan beban para pedagang pasar untuk melanjutkan (recovery) usahanya kembali,” ujar Budi.

Selain itu Budi juga mengatakan bahwa BRINS berkomitmen dalam memberikan pelayanan yang optimal untuk solusi perlindungan sesuai kebutuhan masyarakat saat ini dan kedepannya.

Untuk diketahui, Pasar Ngawen Blora terbakar pada Selasa (9/1/2024). Tak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

Namun, Pemkab Blora memperkirakan total kerugian mencapai Rp 30,69 miliar.

Rinciannya kerugian nilai bangunan Rp 15,5 miliar, kerugian 60 pedagang kios Rp 608 juta, kerugian 800 pedagang los Rp 14,29 miliar, kerugian 150 pedagang dasaran Rp 300 juta.

Titik kebakaran di Blok A s/d Blok X dan Blok Z. Penyebab kebakaran diduga karena lilin yang lupa dimatikan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.