Dark/Light Mode

Demi Keamanan Konsumen, Toyota Recall Sienta, Avanza, Veloz, Vios, Dan Yaris Cross

Selasa, 13 Februari 2024 14:46 WIB
Toyota Veloz. (Foto: Ist)
Toyota Veloz. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Toyota-Astra Motor (TAM) melakukan recall atau penarikan kembali Sienta, Avanza, Veloz, Vios, dan Yaris Cross tahun produksi tertentu karena ada beberapa partsnya yang harus diperbaiki. Recall dilakukan sebagai bentuk komitmen Toyota menjaga keamanan dan keselamatan pemilik mobil Toyota di Indonesia.

TAM menghimbau pemilik Toyota Sienta tahun produksi Juni 2016-April 2020 untuk melakukan pengecekan dan perbaikan Front Garnish Pillar Clip yang berada di pilar depan (pilar A) di bengkel resmi Toyota terdekat. Toyota melihat adanya potensi kebocoran air pada pilar depan karena performa sealer yang kurang maksimal sehingga berisiko mengganggu kinerja sistem kelistrikan tertentu, seperti pada sliding door electric jika tidak segera ditingkatkan kekuatan sealer-nya.

Pada kesempatan yang sama, TAM mengajak pemilik Toyota Avanza tahun produksi November 2022 dan Toyota Veloz tahun produksi November 2022 untuk melakukan perbaikan Front Door Side Impact Beam yang kurang sempurna pemasangannya. Toyota melihat bahwa perangkat safety tersebut berisiko tidak berfungsi sebagaimana mestinya sehingga kurang memberikan perlindungan yang optimal saat terkena benturan dari samping jika tidak segera diperbaiki strukturnya.

Toyota menilai ada kemungkinan masalah pada Front Shock Absorber Nut yang ditemui pada Toyota Veloz tahun produksi Oktober 2021-Agustus 2023, Toyota Avanza tahun produksi November 2021-September 2023, Toyota Vios tahun produksi Juni 2022-Agustus 2023, dan Toyota Yaris Cross tahun produksi Mei-September 2023. Instruksi pengencangan yang tidak tepat dapat membuat mur menjadi kendur sehingga menimbulkan suara tidak normal bahkan terlepas yang mengakibatkan kestabilan kendaraan hilang ketika melaju di jalan.

Baca juga : Relawan Santri Ganjar Gelar Pelatihan Budi Daya Jamur Tiram

“PT Toyota-Astra Motor (TAM) memohon maaf kepada pelanggan atas kondisi tidak nyaman untuk berkunjung ke bengkel resmi Toyota dalam rangka perbaikan parts model tertentu. Program recall ini merupakan wujud komitmen Toyota untuk mengutamakan keamanan dan kenyamanan pelanggan. Dan, dengan segala kerendahan hati, kami menghimbau pelanggan agar segera mengecek apakah mobilnya masuk ke dalam daftar unit yang mendapatkan recall, agar segera dapat melakukan proses perbaikan pada komponen tersebut di bengkel resmi Toyota tanpa ada biaya apapun,” terang Vice President Director PT Toyota-Astra Motor (TAM), Henry Tanoto, Selasa (13/2/2024).

Sejalan semangat continuous improvement, kegiatan recall atau penarikan kembali produk yang sudah ada di tangan konsumen untuk dilakukan perbaikan, merupakan hal yang umum dan menunjukkan komitmen Toyota dalam menjamin kualitas produk yang dipasarkan serta menjaga keamanan dan keselamatan pelanggan. Kegiatan ini juga merupakan bukti keterbukaan informasi Toyota atas kondisi aktual kendaraan dan selanjutnya menghadirkan solusi penyelesaian yang tuntas untuk memberikan peace of mind kepada pelanggan.

Menurut Henry, recall mungkin terdengar negatif bagi sebagian orang, namun Toyota melihatnya sebagai bentuk kaizen (continuous improvement) atas kondisi kendaraan dan tanggung jawab atas produk yang dimiliki customer. Meskipun sudah beberapa tahun di tangan pelanggan, ketika ditemukan adanya ketidaksesuaian dari produk yang telah dipasarkan ke masyarakat, terutama yang berkaitan pada safety, Toyota akan segera melakukan perbaikan yang dibutuhkan. 

“Patut dicatat pula bahwa aktivitas ini merupakan bagian dari proses rutin quality monitoring yang kami lakukan, dan menemukan adanya ketidaksesuaian yang harus segera ditangani. Kegiatan recall ini juga memberikan masukan berharga dalam menghadirkan ever-better cars di masa depan,” tegas Henry.

Baca juga : Relawan Santri Dukung Ganjar Gelar Pelatihan Budi Daya Sayur Hidroponik

Sementara itu, Wakil Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Bob Azam menegaskan, recall ini sama sekali tidak terkait dengan masalah yang dialami oleh anak perusahaan Toyota Motor Corporation (TMC) di Jepang yaitu Daihatsu Motor Corparation (DMC).  

Recall yang dilakukan di Indonesia berdiri sendiri terkait dengan temuan dalam kegiatan build in quality. Sedangkan kasus di Jepang terkait proses homologation terkait proses sertifikasi yang disyaratkan pemerintah Jepang. 

“Oleh karena itu mohon bantuan media agar membedakan homologation issue di Jepang dengan recall issue yang kita lakukan ini,” kata Bob.

Marketing Director PT Toyota-Astra Motor (TAM), Anton Jimmi Suwandy mengatakan, TAM memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Dia berharap pelanggan yang mobilnya masuk dalam daftar recall, dapat segera datang ke bengkel resmi Toyota untuk melakukan perbaikan atau penggantian komponen supaya tidak ada kendala safety di kemudian hari. 

Baca juga : Penuhi Kebutuhan Konsumen Indonesia, Advan Luncurkan 4 Laptop Terbaru

Dengan visi Total Mobility Solution, pelanggan dapat mengakses informasi recall melalui website resmi kami https://www.toyota.astra.co.id/ssc, atau via Toyota Customer Care yang beroperasi 24 jam di nomor telepon 1-500-315 dan Toyota Interactive Virtual Assistant (TARRA) melalui Whatsapp di nomor 08111500315 untuk pengecekan awal. Atau dapat pula menghubungi jaringan bengkel resmi Toyota yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia dan selanjutnya melakukan booking service untuk perbaikan sehingga memberikan peace of mind.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.