Dark/Light Mode

PWI Pusat Terima Bantuan SABU dari RS Siloam Hospitals Untuk Warga Baduy

Jumat, 16 Februari 2024 19:05 WIB
Ketua Umum PWI Pusat Hendry Ch Bangun (tengah) menerima serum anti bisa ular (SABU) dari RS Siloam Hospitals Group yang diwakili oleh Head Of Public Affairs, Jimmy Rambing di Jakarta, Jumat (16/2/2024). (Foto: Humas PWI)
Ketua Umum PWI Pusat Hendry Ch Bangun (tengah) menerima serum anti bisa ular (SABU) dari RS Siloam Hospitals Group yang diwakili oleh Head Of Public Affairs, Jimmy Rambing di Jakarta, Jumat (16/2/2024). (Foto: Humas PWI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Umum PWI Pusat Hendry Ch Bangun didampingi Sekjen PWI Pusat, Sayid Iskandarsyah menerima bantuan berupa Serum Anti Bisa Ular (SABU) dari RS Siloam Hospitals Group yang diwakili oleh Head Of Public Affairs, Jimmy Rambing beserta timnya di Kantor PWI Pusat, Jl Kebon Sirih, Jakarta, Jumat (16/2/2024).

Saat itu juga Hendry Ch Bangun langsung menyerahkan serum tersebut kepada Muhammad Arif Kirdiat dari Sahabat Relawan Indonesia yang nantinya akan menyerahkan bantuan itu kepada masyarakat Baduy, Lebak, Banten. Serum itu akan digunakan warga Baduy untuk pengobatan jika ada warganya yang menjadi korban gigitan ular. 

Baca juga : Debat Terakhir, Ganjar Ingatkan Pentingnya Adab Politik Untuk Jaga Demokrasi

Dalam kesempatan tersebut, Hendry Ch Bangun mengapresiasi RS Siloam yang memberikan perhatian kepada Masyarakat Baduy melalui PWI Pusat. 

“Kami ucapkan terimakasih untuk perhatian dari RS Siloam Hospitals yang memberikan serum anti bisa ular ini. Serum ini sangat dibutuhkan warga Baduy karena kasus gigitan ular di sana cukup banyak. Kita berharap kerjasama ini akan terus berlanjut ke depannya,” kata Hendry Ch Bangun yang diamini oleh Sayid Iskandarsyah.

Baca juga : Cuaca Besok Hujan Atau Panas? Ini Ramalan BMKG Untuk Jakarta, Selasa 30 Januari

Head Of Public Affairs RS Siloam Hospitals Group Jimmy Rambing dalam sambutanya mengatakan, serum anti bisa ular yang disumbangkan ini jumlahnya lima vial yang satuan vial bisa digunakan untuk dua orang korban gigitan ular.

"Kami berharap ini bisa membantu masyarakat yang terkena gigitan ular. Dan ke depan tidak menutup kemungkinan untuk bisa memberikan kembali serum ini. Kami harap bantuan ini bermanfaat untuk warga Baduy,” ungkap Jimmy. 

Baca juga : PMI Kawal Ketat Proses Pengadaan Bantuan Kemanusiaan Untuk Gaza

Sementara itu Arif Kirdiat bersama perwakilan warga Baduy yang akrab disapa Kang Nip menyampaikan terimakasih kepada RS Siloam dan PWI Pusat yang telah membantu memberikan serum anti bisa ular yang memang dibutuhkan warga Baduy, baik Baduy Dalam maupun Baduy Luar.  

“Saya mewakili warga Baduy Luar dan Dalam mengucapkan terima kasih atas bantuan serum ini. Kita sudah melihat langsung kondisi riil masyarakat Baduy yang saat ini jumlahnya 15 ribu jiwa. Karena lokasi Puskesmas jauh dari Baduy maka serum ini penting untuk antisipasi warga di sana (Baduy) yang mengalami gigitan ular,” ucap Arif. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.