Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah terhadap mata uang saingannya menguat 0,02 persen ke level Rp 15.587 per dolar AS dibanding penutupan perdagangan kemarin di level Rp 15.590 per dolar AS.
Pergerakan mayoritas mata uang di kawasan Asia terhadap dolar AS. Baht Thailand menguat 0,01 persen, dolar Singapura menguat 0,05 persen, yen Jepang menguat 0,04 persen dan yuan China menguat 0,02 persen, won Korea Selatan melemah 0,02 persen dan peso Filipina minus 0,14 persen.
Baca juga : Masih Loyo, Rupiah Dibuka Di Level Rp 15.659
Indeks dolar AS terhadap mata uang saingannya menguat 0,02 persen ke level 103,84. Sementara nilai tukar rupiah terhadap euro menguat 0,07 persen ke level Rp 16.855, terhadap poundsterling Inggris menguat 0,08 persen ke level Rp 19.715, dan terhadap dolar Australia melemah 0,06 persen ke level Rp 10.255.
Analis pasar keuangan, Lukman Leong mengatakan, nilai tukar rupiah akan melemah terhadap dolar AS yang rebound setelah data klaim pengangguran AS yang lebih baik dari perkiraan.
Baca juga : Perkuat Rupiah, BI Rate Ditahan Di Level 6 Persen
"Hal ini diakibatkan oleh pernyataan hawkish The Fed Waller juga turut menguatkan dolar AS," ujarnya, Jumat (23/2/2024).
Ia memproyeksi, nilai tukar rupiah bergerak di kisaran Rp 15.550 hingga Rp 15.650 per dolar AS sepanjang hari ini.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya