Dewan Pers

Dark/Light Mode

Ditunjang Proyek Nasional, Harvest City Jadi Hunian Strategi di Kawasan Transyogi

Selasa, 29 Oktober 2019 22:25 WIB
Perumahan Harvest City. (Foto: Istimewa)
Perumahan Harvest City. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Proyek properti komersial terus tumbuh di sekitar Cileungsi, Jawa Barat, mulai dari mal, hotel, pusat perbelanjaan, showroom mobil, hingga resto terus tumbuh.

Kawasan ini tumbuh sejalan dengan makin banyaknya pembangunan infrastukrtur akses ke kawasan Cileungsi makin terbuka lebih.

Deputy Chief Executive Officer (CEO) Harvest City Piter Simpony menerangkan, sejak proyek-proyek infrastruktur strategis nasional secara masif dikembangkan, bisnis properti di kawasan Transyogi (Cibubur- Cileungsi-Jonggol) berkembang signifikan.

"Setidaknya ada ketiga proyek infrastuktur strategis nasional yang mengangkat derajat Transyogi sebagai lokasi hunian, sekaligus investasi yang prospektif, yaitu proyek LRT, Tol Cimaci (Cimanggis – Cibitung), dan Tol Elevated Jakarta–Cikampek (Tol Double Decker), " tambah Piter di Jakarta, Selasa (29/10).

Berita Terkait : Keekonomian Proyek Infrastruktur Gas Harus Jadi Prioritas

“Nantinya kawasan Cileungsi makin mudah diakses dari segala pejuru. Ke barat bisa mengakses Tol Elevated Jakarta-Cikampek (Japek), timur ada Tol Jagorawi dan LRT dari Cibubur Junction, dan makin sempurna dengan adanya Tol Cimaci yang juga melintasi Cileungsi,” tutur Piter di sela-sela acara Festival Layang-layang, @Distrik Sakura-Harvest City.

Dibanding 5–10 tahun lalu, ungkapnya, sekarang ini perkembangan Cileungsi jauh lebih baik. Untuk kawasan Transyogi, prospek Cileungsi sebagai tujuan tempat tinggal dan investasi properti paling menjanjikan.

Terbukti dari banyaknya pengembang yang membuka bisnisnya di koridor Cileungsi, termasuk PT Dwigunatama Rintisprima pengembang kota mandiri Harvest City.

Piter menjelaskan, beberapa keunggulan Harvest City diantaranya, proyek berskala kota 1.350 hektare, dikembangkan oleh tiga pengembang nasional, yaitu Suryamas Group, Duta Putra Land, dan Kalindo Land yang sukses mengembangkan beberapa proyek di Jabodetabek, serta harga yang variatif.

Berita Terkait : Santri Jadi Penjaga Moral dan Tradisi

Harvest City menawarkan rumah dengan harga Rp 200 juta hingga Rp1 miliaran.

“Kami menyediakan rumah semua segmen mulai dari rumah sederhana, menengah, hingga kelas atas atau mewah. Tapi dalam 3 tahun terakhir ini, rumah dengan harga terjangkau Rp 200 juta - Rp 500 jutaan banyak diminat. Sebagian besar pembelinya adalah kaum milenial,” ungkap Piter.

Di bulan Oktober ini, Harvest City menawarkan paket penjualan spesial dengan insentif, seperti DP Ringan Hanya 1%, bunga KPR 5,5% selama dua tahun, bebas biaya BPHTB, bebas biaya provisi dan administrasi.

Sebagai kota mandiri, saat ini berbagai fasilitas sudah tersedia di Harvest City, diantaranya: kawasan pertokoan, KFC, Narma Toserba, Restoran Saung Apung, Harvest Box, Hobbit Hill, sekolah, pasar, Harvest Walk, Water Joy, pusat kebugaran.

Berita Terkait : Jonan Optimistis Kemandirian Energi Bisa Diwujudkan

Selain itu ada juga Jabodetabek Residence (JR) Connexion, dan shuttle bus yang melintas di seputar Transyogi, menyusul pembangunan masjid raya, rumah sakit, serta Toko Bahan Bangun BJ Home yang ikut membuka gerainya di Harvest City. [SRI]