Dark/Light Mode

Menuju Pertanian Berkelanjutan: Peran Ekonomi Sirkular dalam Mengoptimalkan Sumber Daya Pertanian

Sabtu, 20 April 2024 09:40 WIB
Pertanian Berkelanjutan dengan Peran Ekonomi Sirkular. (Sumber: gokomodo.com)
Pertanian Berkelanjutan dengan Peran Ekonomi Sirkular. (Sumber: gokomodo.com)

PENDAHULUAN

Pertanian berkelanjutan menjadi kebutuhan mendesak di era modern ini. Pertumbuhan sektor pertanian memiliki peran strategis dalam ekonomi nasional. Peran ini tercermin dalam kontribusinya terhadap pembentukan modal, penyediaan pangan dan bahan baku industri, produksi pakan dan bio-energi, penyerapan tenaga kerja, pendapatan negara, serta praktik pertanian yang ramah lingkungan (Rudi & Iwan, 2011). Di tengah pertumbuhan populasi yang cepat dan tekanan terhadap sumber daya alam, dibutuhkan solusi yang inovatif dan berkelanjutan untuk memastikan ketahanan pangan global. Salah satu pendekatan yang dapat membantu mencapai tujuan ini adalah melalui penerapan prinsip ekonomi sirkular dalam pertanian. Dalam artikel ini, akan membahas peran penting ekonomi sirkular dalam mengoptimalkan sumber daya pertanian untuk mencapai pertanian berkelanjutan.

Ekonomi sirkular adalah suatu sistem ekonomi yang berusaha untuk mengoptimalkan penggunaan sumber daya dengan memperpanjang siklus hidup produk, mengurangi limbah, dan mendorong penggunaan kembali. Dalam konteks pertanian, prinsip ekonomi sirkular dapat diterapkan untuk mengurangi limbah, meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya, dan memperbaiki keseimbangan ekologis.

Menggunakan sistem ekonomi sirkular dalam pertanian berkelanjutan akan memberikan dampak positif dalam bidang pertanian karena akan menjadi pertanian yang bersifat terpadu, dengan mengembangkan inovasi sehingga meningkatkan efisiensi dan efektivitas, optimasi penggunaan sumber daya dan kepedulian terhadap pelestarian lingkungan untuk mendukung pembangunan yang berkelanjutan (Wal & Nurhasanah, 2021).

ISI

Baca juga : Timteng Memanas, Airlangga Pastikan Ekonomi RI Masih Aman Dibanding Negara Lain

Memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada masyarakat terkait peran ekonomi sirkular dalam mengoptimalkan sumber daya pertanian yang merupakan salah satu bentuk upaya untuk perbaikan lingkungan dan untuk pembangunan berkelanjutan dalam bidang pertanian akan menadi sangat bagus karena sumber daya pertanian akan dapat digunakan dengan baik. Dalam ekonomi sirkular terdapat 3 prinsip yaitu menghilangkan limbah dan polusi, mengedarkan produk dan bahan (dengan nilai tinggi) dan meregenerasi alam. Konsep ekonomi sirkular saat ini dianggap sebagai upaya dalam mengendalikan sampah yang berasal dari sumber daya pertanian yang terdapat di lahan pertanian yang terkadang tidak dimanfaakan kembali oleh para petani. 

Penerapan ekonomi sirkular dalam pertanian mencakup serangkaian praktik yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan dalam pengelolaan sumber daya pertanian. Salah satu aspek kunci dari penerapan ini adalah pengelolaan limbah organik. Limbah pertanian seperti jerami, kulit buah, dan pupuk kandang dapat didaur ulang menjadi kompos organik yang dapat digunakan kembali sebagai pupuk, mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia yang berbahaya bagi lingkungan dan kesehatan manusia (FAO, 2019). Selain itu, pertanian juga dapat memanfaatkan sumber energi terbarukan seperti biomassa dan biogas dari limbah pertanian untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil (Khatun et al., 2017).

Penerapan ekonomi sirkular juga mendorong praktik pertanian berkelanjutan seperti rotasi tanaman, penggunaan tanaman penutup tanah, dan pengendalian hama yang ramah lingkungan. Praktik-praktik ini bertujuan untuk mempertahankan kesuburan tanah, meningkatkan produktivitas pertanian, dan menjaga keberlanjutan ekosistem pertanian (Pretty, 2008).

Manfaat dari penerapan ekonomi sirkular dalam pertanian sangat signifikan. Selain dapat mengurangi pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh pertanian konvensional, penerapan ini juga dapat meningkatkan ketahanan pangan dengan meningkatkan produktivitas pertanian dan mengurangi kerentanan terhadap perubahan iklim (Lipper et al., 2014). Dengan demikian, penerapan prinsip ekonomi sirkular dalam pertanian tidak hanya memberikan manfaat bagi lingkungan, tetapi juga bagi keberlanjutan dan ketahanan pangan secara keseluruhan.

PENUTUP

Baca juga : Jalankan Bisnis Pertambangan Berkelanjutan, Grup MIND ID Komit Terapkan Ekonomi Sirkular

Prinsip ekonomi sirkular dalam pertanian yang berkelanjutan merupakan pilihan yang sangat bagus untuk dilakukan karena dapat meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan dalam pengelolaan sumber daya pertanian. Penerapan prinsip ekonomi sirkular dalam pertanian bukan hanya tentang mengurangi limbah dan efisiensi sumber daya, tetapi juga tentang menciptakan sistem pertanian yang berkelanjutan secara ekologis, ekonomis, dan sosial.  Dam pemilihan prinsip ekonomi sirkular dalam pertanian yang berkelanjutan merupakan pilihan yang sangat bagus untuk dilakukan karena dapat meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan dalam pengelolaan sumber daya pertanian.

DAFTAR PUSTAKA

FAO. 2019. The State of Food and Agriculture 2019. Moving forward on food loss and waste reduction.

Khatun, K., Salam, P. A., dan Siwar, C. 2017. Renewable Energy for Agriculture in Malaysia: Current Scenario, Policy and Prospects for Sustainable Development.

Lipper, L., Thornton, P., Campbell, B. M., Baedeker, T., Braimoh, A., Bwalya, M., dan Torquebiau, E. F. 2014. Climate-smart agriculture for food security. Jurnal Nature Climate Change. 4(12):1068-1072.

Baca juga : Citilink Bakal Beroperasi di Bandara Gatot Subroto Way Kanan

Pretty, J. 2008. Agricultural sustainability: concepts, principles and evidence. Philosophical Transactions of the Royal Society Biological Sciences. 363(1491):447-465.

Rudy, S.R., dan Iwan, S.A. 2011. Konsep dan Implementasi Pembangunan Pertanian Berkelanjutan di Indonesia. Jurnal Forum Penelitian Agro Ekonomi. 29 (1):13-25.

Wal, H., dan Nurhasanah, Y. 2021. Inisiasi Lokal Model Ekonomi Sirkular Melalui Pertanian Terpadu Sebagai Adaptasi Petani di Kalimantan Timur Selama Pandemi Covid-19. Learning Society: Jurnal CSR, Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat. 2(2):88-100. 

Dumeria Br. Sihite
Dumeria Br. Sihite
Dumeria Br. Sihite, Jurusan Pemanfaatan Sumber Daya Perikanan, Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Riau. E-mail: [email protected]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.