Dark/Light Mode

Produksi 2 Ribu Barel Minyak, Proyek Bekapai Artificial Lift Onstream Rampung Sesuai Target

Senin, 3 Juni 2024 17:19 WIB
SKK Migas dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Pertamina Hulu Mahakam (PHM) berhasil menyelesaikan proyek Bekapai Artificial Lift sesuai target. (Foto: Ilustrasi SKK Migas)
SKK Migas dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Pertamina Hulu Mahakam (PHM) berhasil menyelesaikan proyek Bekapai Artificial Lift sesuai target. (Foto: Ilustrasi SKK Migas)

RM.id  Rakyat Merdeka - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Pertamina Hulu Mahakam (PHM) berhasil menyelesaikan proyek Bekapai Artificial Lift sesuai target.

Proyek tersebut sebenarnya sudah selesai pada 24 Mei 2024, namun masih memerlukan serangkaian pengujian untuk memastikan tidak ada masalah pada peralatan.

Setelah menyelesaikan 6 kali pengujian dan tidak lagi ditemukan permasalahan pada pengujian terakhir yang mencapai waktu 72 jam pengujian (1/6), SKK Migas dan PHM menyatakan proyek Bekapai Artificial Lift sudah onstream sepenuhnya.

Baca juga : Produksi 423 Juta BOE, PetroChina Genjot Produksi Migas WK Jabung

Ketika sudah berproduksi secara maksimal, proyek Bekapai Artificial Lift direncanakan akan memproduksi minyak hingga 2.000 BOPD dan gas 1,2 MMSCFD.

Adapun total investasi di proyek tersebut sebesar US$ 17.553.051 atau setara dengan Rp 0,28 triliun (kurs 1 US$ = Rp 15.800).

Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas Hudi D. Suryodipuro mengatakan, proyek Bekapai Artificial Lift ini sangat ditunggu-tunggu, karena memproduksi minyak dalam jumlah yang signifikan yaitu 2.000 BOPD sehingga dapat membantu dalam upaya SKK Migas dan KKKS untuk mendekatkan target produksi minyak yang telah ditetapkan di tahun 2024 yang saat ini masih belum mencapai target.

Baca juga : Santri Ganjar Bekali Para Santri Kemampuan Desain GrafisĀ 

“Kami memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terkait dan berkontribusi dalam proyek Bekapai Artificial Lift sehingga proyek tersebut bisa diselesaikan sesuai jadwal dan yang lebih penting lagi adalah tidak ada insiden (zero accident),” kata Hudi di Jakarta, Senin (3/6/2024).

Hudi menyampaikan bahwa kontribusi proyek hulu migas dalam menambah produksi migas nasional sangat signifikan untuk dapat mengimbangi penurunan produksi di lapangan yang sudah mature.

“Tahun 2024, SKK Migas menargetkan 15 proyek onstream dengan total investasi sebesar US$ 560 juta atau setara dengan Rp 8,8 triliun dengan potensi penambahan produksi minyak di tahun 2024 diharapkan dapat mencapai hingga 31.655 BOPD dan gas sebesar 268,6 MMSCFD serta produksi LPG sebesar 187,4 metrix ton per day (MT/D),” ujarnya.

Baca juga : Indrasari Wisnu Wardhana Mengaku Tolak Beberapa Usulan Lin Che Wei

Hudi bilang, SKK Migas akan menjaga momentum keberhasilan onstream proyek Bekapai Artificial Lift untuk menjadi motivasi bagi SKK Migas maupun KKKS yang saat ini sedang berjuang dan bekerja keras untuk menyelesaikan proyek-proyek lainnya yang ditargetkan bisa onstream di 2024.

“Bahwa kerja keras insan hulu migas memberikan kontribusi bagi upaya memenuhi kebutuhan energi domestik dan mendukung program Pemerintah dalam membangun ketahanan energi nasional,” ujar Hudi.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.