Dark/Light Mode

Bangun Industri Di Kaltara Kudu Ikut Jaga Lingkungan

Luhut Galak Ke Investor

Selasa, 18 Juni 2024 07:00 WIB
Menteri Koor­dinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan.
Menteri Koor­dinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan.

 Sebelumnya 
Selanjutnya, rencana pabrik baterai kendaraan listrik maupun pembangkit berbasis Energi Baru Terbarukan (EBT) akan dibangun dengan kapasitas 265 Giga Watt hour (GWh).

Terakhir, rencana pembangunan pabrik polycristalline silicon dengan kapasitas 1,4 juta ton.

Dalam kunjungannya ke China, Luhut juga mengatakan, satu perusahaan garmen asal negeri itu sepakat mendirikan pabrik di Subang dan Suko­harjo.

Baca juga : BSI Bagikan 9.390 Hewan Potong Kepada Dhuafa

“Pekerja di satu pabrik bisa 10 ribu orang. Namun, yang paling penting karena dia mem­bangun rumah untuk karyawan­nya, employee house. Bayang­kan 10 ribu orang dibangun rumah semua, itu kan bisa jadi model bagi investor yang lain,” ungkapnya.

Perusahaan garmen tersebut, kata Luhut, memiliki nilai pen­jualan pada 2023 mencapai 4,5 miliar dolar AS.

“Ini kalau tanahnya beres, bulan depan langsung jadi mem­bangun. Kemarin saya sudah telepon Menteri ATR (Agraria dan Tata Ruang) untuk didapat­kan sertipikatnya,” kata Luhut.

Baca juga : Food Station Tak Boleh Jual Beras Mahal-mahal

Nilai investasi China di Indonesia berdasarkan data Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) pada periode 2019 hingga kuartal I-2024 mencapai 30,2 miliar dolar AS dengan 21.022 ribu proyek.

Sedangkan pada 2023, total investasinya 7,3 miliar dolar AS (sekitar Rp 120 triliun). Dengan nilai tersebut, China menempati urutan kedua ter­besar investasi di Indonesia setelah Singapura. DIR

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 5, edisi Selasa, 18 Juni 2024 dengan judul "Bangun Industri Di Kaltara Kudu Ikut Jaga Lingkungan Luhut Galak Ke Investor"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.