Dark/Light Mode

Wakil Ketua KPK Soal Harun Masiku

Harapannya, Makin Cepat Ditangkap Makin Baik

Selasa, 18 Juni 2024 06:10 WIB
Wakil Ketua KPK Alexander Marwata  (kanan). (Foto: Tedy Octariawan Kroen/RM)
Wakil Ketua KPK Alexander Marwata (kanan). (Foto: Tedy Octariawan Kroen/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata merespons kritik dari mantan penyidik mengenai perburuan Harun Masiku (HM).

"Saya ketawa saja. Nggak ada manfaatnya menanggapi orang-orang yang sakit hati. Mungkin perlu disimak lagi bahwa saya pimpinan berharap mudah-mudahan HM tertangkap dalam satu minggu. Namanya juga harapan, kan semakin cepat semakin baik," kata pada Senin, 17 Juni 2024 sore.

Alex mengaku heran atas sikap mantan penyidik yang ter­gabung dalam IM57+ Institute, yang kerap mengkritik KPK. Menurutnya, para mantan pe­nyidik KPK itu telah kembali ke institusi asal dan menjadi apara­tur sipil negara (ASN) di Polri.

Baca juga : Juliette Angela, Dituduh Selingkuhan Anji

"Tapi sepertinya kerjanya lebih banyak nyinyirin lembaga lain, terutama KPK. Apakah itu tidak melanggar kode etik/disip­lin ASN?" sindir Alex.

"Semoga keberadaan me­reka sebagai ASN di Polri bisa memperkuat Polri dalam upaya memberantas korupsi, terutama di internal Polri," lanjut mantan hakim ad hoc tindak pidana korupsi itu.

Sebelumnya, Ketua IM57+ In­stitute Praswad Nugraha meng­kritik pernyataan Alexander Marwata yang berharap KPK bisa meringkus Harun Masiku dalam tempo sepekan.

Baca juga : Belum Bersikap Soal Konsesi Tambang, Bos Muhammadiyah Bicaranya Normatif

Menurut Praswad, ada dua hal terkait pernyataan sebelumnya bahwa pimpinan KPK memang belum mau menangkap Harun Masiku, bukan belum mampu.

Pernyataan Alex justru meng­halang-halangi proses penyi­dikan dengan mengumumkan ke seluruh dunia tentang ke­beradaan Harun Masiku sudah di ketahui.

"Sehingga menghambat kerja-kerja penyidik yang sudah susah payah melakukan identifikasi keberadaan buronan HM. Alex seakan memberikan kode ke­pada Harun Masiku dengan membuat pernyataan semacam itu," katanya kepada wartawan, Minggu, 16 Juni 2024.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.