Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - APP Group melalui salah satu unit usahanya yaitu PT Arara Abadi menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melakukan kegiatan budidaya perikanan dengan masyarakat Sakai Bathin Sebanga, Desa Kesumbo Ampai, Kecamatan Bathin Solapan Duri, Kabupaten Bengkalis.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Desa Makmur Peduli Api (DMPA). Jumlah ikan yang disebar sebanyak 20.000 benih ikan jenis Gurami dan Jenis Baung.
Kegiatan tebar benih ikan ini langsung dilakukan oleh Distrik Manager PT Arara Abadi Areal operasional Duri-Bukit Kapur Faisal Amir, dari ada BRIN Jojo Subagja, Otong Zainal, dan Ketua Perbathinan Sakai Sobanga Datuk Muhammad Nasir Iyo Banso yang didamping oleh Divisi Social and Community Engangement-APP Group dan juga dari PT Arara Abadi Janudianto, Firdaus, Kiswanto serta juga diikuti Pemuda Sakai Bathin Solapan, Jefri dan Hamdani.
Ketua Perbathinan Sakai Sobanga Datuk Muhammad Nasir Iyo Banso di sela-sela kegiatan tebar benih ikan kepada media menyampaikan, terima kasih kepada PT Arara Abadi. “Alhamdulilah hari ini semua hajat disampaikan. Kami atas nama Masyarakat Sakai sangat berterimakasih kepada perusahan PT Arara Abadi (Distrik Duri-Bukit Kapur) atas dorongan maupun bantuan yang diberikan kepada masyarakat serta warga, dan hal ini dapat jadi perhatian sepenuhnya bagi warga, serta dapat menambah ekonomi masyarakat, dan kegiatan (program) ini sudah merupakan kesepakatan masyarakat,” ujarnya dikutip dari Antara, Senin (24/6/2024).
Baca juga : Piala Eropa 2024, Italia Dan Swiss Sumringah Di Laga Pembuka
Nasir menambahkan, perusahaan PT Arara Abadi sebelumnya juga telah melakukan pelatihan perikanan kepada empat orang masyarakat. Selesai pelatihan masyarakat membuat kelompok agar kegiatan ini dapat berjalan semaksimal mungkin.
Selama ini, kata dia, PT Arara Abadi juga sudah banyak melakukan kegiatan-kegitan sebelumya,s eperti peyiapan dan pembersihan lahan kolam dilahan Desa ini, dengan mengerahkan alat berat, serta menyediakan peralatan lainnya dan juga membangun Saung (Pendopo).
“Sudah 30 tahun lebih kami bermitra dengan PT Arara Abadi, atas banyak sedikitnya bantuan dari Arara Abadi kami berterimakasih, dan dimasa datang kita dapat menjalin hubungan yang lebih dan sebaik-baiknya lagi,” ujarnya.
Kata dia, Arara Abadi juga menjadi mitra Masyarakat Sakai. Jejak-jejak bantuan Arara Abadi selama ini seperti Rumah Adat, dan perbaikan jalan-jalan, juga perkebunan karet dan lainnya sudah dirasakan.
Baca juga : HUT Ke-28, PTPN Group Bagikan 10 Ribu Paket Sembako
“Saat ini, kami juga berharap kepada perusahaan agar dapat melakukan perbaikan kepada Rumah Adat yang dibangun oleh Perusahaan (PT Arara Abadi) karena ada beberapa yang perlu perbaikan (sisip atap), seperti beberapa atap seng yang bocor akibat hewan liar, monyet yang sering melompat keatap seng rumah adat,” ujar Nasir.
Faisal Amir mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu bagian dari Program DMPA sebagai bentuk komitmen perusahaan Arara Abadi dalam pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang hampir setiap tahunnya terjadi di Riau. Karhutla juga selalu terjadi berdekatan dengan konsesi perusahaan.
Dalam hal ini perusahaan ingin membantu dan mensejahterakan masyakat di sekitar areal konsesi perusahaan, terutama masyarakat Sakai Bathin Sebanga di Desa Kesumbo Ampai ini, yang mana berbatasan langsung dengan Distrik Duri-Bukit Kapur.
Kegiatan ini dimulai dengan Forum Discussion Group (FGD) antara perusahaan dan masyarakat. Jadi program ini murni hasil keinginan masyarakat melalui FGD. Dari persiapan lahan kolam dengan alat berat, pelatihan masyarakat, penyediaan infrastruktur jaring dan pengairan, juga pembangunan saung sampai kepada penyediaan bibit serta Bimbingan Teknis dilakukan perusahaan bersama-sama masyarakat Sakai dan BRIN.
Baca juga : PPI Jerman Gelar Latihan Dasar Kepemimpinan 2024
Sementara itu dari BRIN Jojo Subagja dan Otong Zainal mengatakan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut Langkah-langka kesepakatan dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara BRIN dan APP Group yang telah ditandatangani pada 26 September 2023 di Kantor BRIN Jakarta. Ini merupakan bagian dari upaya memajukan Pengembangan Budidaya Perikanan di wilayah operasional PT Arara Abadi Distrik Duri-Bukit Kapur fokus pada Desa Kesumbo Ampai, Kota Durii, Kabupaten Bengkalis.
Sementara, Otong mengatakan, ada 20.000 bibit ikan yang ditebar, yang terdiri Gurami 7.500 bibit dan Baung 12.500 bibit yang masing-masing berusia 1,5-2 bulan. Dia berharap, 6-8 bulan ke depan sudah bisa panen. Jika dari pengalaman, kata dia, selama ini tingkat keberhasilannya lebih 70-80 persen dari jumlah bibit ikan yang ditebar, maka diperkirakan untuk jenis ikan baung di masa panen nanti akan menghasilkan sekitar kurang lebih 4,2 ton.
Sementara untuk ikan Gurami kurang lebih 3 ton. Dengan harga diambil rata-rata 50.000 per kg, maka perkiraan akan menghasilkan panen kurang lebih senilai Rp 350 juta. Jika dikurangi biaya benih Rp 30 juta dan pakan senilai Rp 70 juta, maka masyarakat mendapatkan penghasilan kurang lebih sekitar Rp 250 juta.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya