Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Pasca Akuisisi Mandiri Inhealth, IFG Life Siap Perkuat Industri Asuransi Jiwa
Senin, 1 Juli 2024 19:48 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pasca akuisisi PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia (Mandiri Inhealth), PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life) berkomitmen memulihkan kepercayaan dan memperkuat industri asuransi nasional. Akuisisi juga untuk mengakselerasi pertumbuhan berkelanjutan.
Direktur Keuangan IFG Life, Ryan Diastana Firman mengatakan, pasca rampungnya akuisisi, IFG Life dan Mandiri Inhealth akan menjadi ekosistem perusahaan asuransi jiwa dan kesehatan yang lengkap di Indonesia dengan nilai pendapatan premi barunya yang disetahunkan (annualized premium equivalent/APE) sebesar Rp 1,7 triliun. Sedangkan, total aset konsolidasinya lebih dari Rp 35 triliun.
“Konsolidasi ini menjadi langkah strategis dalam memperluas jangkauan dan memperdalam layanan asuransi jiwa dan kesehatan sesuai kebutuhan masyarakat, sehingga hal ini mendukung upaya peningkatan inklusi dan penetrasi asuransi di Indonesia," ujar Ryan.
Baca juga : Rangkul Australia, OJK Perkuat Climate Risk Management Industri Perbankan
Setelah rampungnya aksi strategis ini, tegas Ryan, sekarang pihaknya fokus melakukan konsolidasi bisnis di antara kedua perusahaan. Selain itu, melakukan optimalisasi teknologi dan layanan digital agar dapat bersama-sama berkembang dan tumbuh secara berkelanjutan. “Sekaligus memulihkan kembali kepercayaan masyarakat terhadap industri asuransi sebagaimana yang diamanatkan oleh pemerintah kepada IFG Life saat lahir tiga tahun lalu,” katanya.
Dengan kapasitas baru yang terbangun, lanjut Ryan, IFG Life dan Mandiri Inhealth akan menggabungkan keunggulan dalam layanan asuransi jiwa dan kesehatan, khususnya dalam penyediaan produk dan layanan managed care di Indonesia. Layanan ini berorientasi pada proteksi dan sesuai dengan kebutuhan layanan perlindungan kesehatan masyarakat Indonesia.
Menurut dia, solusi layanan kesehatan terstruktur ini akan tetap memenuhi kebutuhan peserta secara komprehensif, tanpa limit dengan harga yang terjangkau, dan layanan yang tetap mengutamakan kenyamanan bagi pemegang polis. IFG Life sebagai anggota dari holding BUMN Indonesia Financial Group (IFG) juga akan semakin meningkatkan kontribusinya dalam penciptaan nilai dan sinergi di ekosistem BUMN.
Baca juga : Akuisisi Mandiri Inhealth, IFG Life Jadi Asuransi Jiwa Terbesar Di RI
“Mandiri Inhealth merupakan market leader di industri asuransi kesehatan kumpulan, yang tentu akan semakin optimal saat bersinergi dengan IFG Life yang anchor business-nya adalah segmen korporasi, termasuk di ekosistem BUMN. Sinergi ini merupakan salah satu bentuk komitmen kami dalam menyediakan layanan asuransi yang semakin baik,” tutur Ryan.
Pasca akuisisi Mandiri Inhealth, IFG Life memproyeksikan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan melalui penyediaan produk dan layanan asuransi jiwa dan kesehatan yang komprehensif. “Kami berkomitmen untuk mengembalikan asuransi kepada marwahnya, yaitu sebagai sarana proteksi,” lanjut Ryan.
Aplikasi ONE by IFG
Baca juga : Cuaca Bekasi Hari Ini (24/6) Info BMKG: Sinar Mentari Pagi Berganti Rintik Hujan
Direktur Bisnis Individu IFG Life, Fabiola Noralita menambahkan, saat ini, IFG Life bersama holding Indonesia Financial Group (IFG) sedang mengembangkan aplikasi ONE by IFG. Aplikasi ini akan memudahkan pemegang polis untuk melakukan konsultasi via digital untuk mendapatkan surat rujukan.
“Kami juga memastikan penggunaan teknologi terkini untuk kenyamanan pelanggan. Dengan ONE by IFG, kami memastikan layanan yang mudah diakses serta efisien untuk para pemegang polis, seperti fitur telemedicine dan konsultasi online,” tuturnya.
Sebagaimana diketahui, IFG Life telah melakukan akuisisi 80 persen saham Mandiri Inhealth, sebagai salah satu strategi bisnis untuk meningkatkan daya saing IFG Life di industri asuransi jiwa dan kesehatan di Indonesia. IFG Life membeli saham Mandiri Inhealth dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sebanyak 60 persen, dari PT Kimia Farma Tbk sebanyak 10 persen, dan dari IFG sebanyak 10 persen. Dengan demikian, IFG Life menjadi pemilik saham mayoritas di Mandiri Inhealth. Adapun sebanyak 20 persen sisa kepemilikan Mandiri Inhealth tetap dimiliki oleh Bank Mandiri.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya