Dark/Light Mode

RI Punya Ekosistem EV Terintegrasi, Jokowi: Siapa Bisa Menghadang Kita?

Rabu, 3 Juli 2024 13:53 WIB
Presiden Jokowi saat meresmikan ekosistem baterai listrik terintegrasi di Karawang, Jawa Barat, Rabu (3/7/2024). (Foto: YouTube)
Presiden Jokowi saat meresmikan ekosistem baterai listrik terintegrasi di Karawang, Jawa Barat, Rabu (3/7/2024). (Foto: YouTube)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Jokowi memastikan, Indonesia telah memulai babak baru dalam meletakkan tonggak komitmen untuk menjadi pemain global dalam ekosistem kendaraan listrik (electric vehicle/EV), yang mencakup sel baterai dan kendaraannya.

"Kita memiliki sumber daya alam yang melimpah. Tetapi, berpuluh tahun hanya kita ekspor dalam bentuk raw material, dalam bentuk bahan mentah. Tidak memiliki nilai tambah. Dan material kita makin lama makin habis," kata Jokowi dalam peresmian ekosistem baterai dan kendaraan listrik Korea Selatan (Korsel) di Indonesia, Karawang, Jawa Barat, Rabu (3/7/2024).

Tetapi sekarang ini, lanjut Jokowi, kondisinya berbeda. Dengan dibangunnya smelter dan pabrik sel baterai kendaraan listrik, kita akan menjadi pemain global yang penting dalam global supply chain untuk kendaraan listrik.

Jokowi pun mengapresiasi visi dan keberanian chairman Chung yang telah berani memutuskan, berani mengeksekusi untuk memulai proyek besar ini di masa pandemi.

Baca juga : Antisipasi Kekeringan Panjang, Jokowi Tinjau Pompanisasi di Kotawaringin Timur

"Yang paling penting, kita harus betul-betul bisa masuk sebagai pemain global supply chain kendaraan listrik. Ini sudah dimulai. Ini merupakan pabrik sel baterai EV pertama dan terbesar di Asia Tenggara," tutur Jokowi.

Presiden ke-7 RI ini yakin, Indonesia bisa memenangkan kompetisi dengan negara-negara lain, mengingat bahan tambang seperti nikel, bauksit, dan tembaga ada di sini. Ada smelter, masuk ke ketod dan prekursor, kemudian masuk ke EV baterry. Kemudian, pabrik baterainya ada di sini. Terintegrasi dalam sebuah ekosistem untuk mobil listrik.

"Siapa yang bisa menghadang kita, kalau kondisinya sangat kompetitif seperti itu?" cetusnya.

Jokowi sangat menghargai investasi Rp 20 triliun dari pabrik Hyundai. Dia juga menghargai green package ekosistem baterai listrik yang terintegrasi, yang diresmikan pada hari ini, Rabu 3 Juli 2024.

Baca juga : Antisipasi Kekeringan, Jokowi Minta 20 Ribu Pompa Dipasang Di Daerah Produksi

Ekosistem ini merupakan konsorsium antara Hyundai dan LG, dengan investasi sebesar Rp 160 triliun, yang akan diselesaikan secara bertahap.

"Semoga ini menandai semakin baiknya hubungan antara Republik Korea dan Indonesia," tandas Jokowi.

 

 

Baca juga : Jempoli Women Ecosystem Catalyst, Pemerintah Tawarkan Kerja Sama Pendanaan-Riset

 

 

  

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.