Dark/Light Mode

Menteri Teten Harap Lebih Banyak Lagi Kampus Lahirkan Wirausaha Muda

Senin, 22 Juli 2024 20:32 WIB
Menkop UKM Teten Masduki (tengah) dalam acara Dies Natalis ke-11 Universitas Agung Podomoro di Jakarta, Senin (22/7/2024). (Foto: Dok. Kemenkop UKM)
Menkop UKM Teten Masduki (tengah) dalam acara Dies Natalis ke-11 Universitas Agung Podomoro di Jakarta, Senin (22/7/2024). (Foto: Dok. Kemenkop UKM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Teten Masduki menekankan, mahasiswa sebagai kalangan berpendidikan tinggi, harus menjadi target untuk mencetak entrepreneur.

Karena, di tengah persaingan global, entrepreneur yang siap bertarung dan berkompetisi harus benar-benar disiapkan.

“Berbagai negara sudah menyiapkan banyak entrepreneur berbasis riset. Ibaratnya kita bisa menyiapkan telur atau bibit yang baik, kita erami, lalu kita tetaskan menjadi wirausaha yang kuat dan mampu berkompetisi," kata Teten dalam acara Dies Natalis ke-11 Universitas Agung Podomoro di Jakarta, Senin (22/7/2024).

Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) memilih program kewirausahaan dengan masuk ke kampus-kampus. Yaitu kampus menyiapkan inkubator bisnis untuk menyiapkan wirausaha yang siap berkompetisi di pasar global.

Menteri Teten merujuk pada survei yang menyebutkan mayoritas anak-anak muda masa kini berkeinginan menjadi seorang pebisnis, bukan lagi menjadi pegawai atau karyawan.

Dengan angka tingkat pengangguran yang tinggi, Teten mengajak perguruan tinggi untuk mencetak lulusannya menjadi wirausaha yang bisa membuka lapangan pekerjaan.

"Saya berharap ke depan banyak kampus yang mampu menciptakan para wirausaha muda yang tangguh dan hebat," ucapnya.

Baca juga : Menteri Teten Sambut Upaya Swasta Dorong UMKM Tembus Pasar Ekspor

Teten pun mengapresiasi Universitas Agung Podomoro dengan visi menyelenggarakan pendidikan berbasis kewirausahaan, berbudaya Indonesia, dan berkualitas internasional, seiring program pemerintah dalam memperkuat ekosistem kewirausahaan nasional terutama melalui pilar pendidikan.

Ia mengatakan, mahasiswa memiliki potensi besar untuk menjadi wirausaha unggul. Dengan pengetahuan dan wawasan yang diperoleh selama kuliah, serta kemampuan memanfaatkan riset dan teknologi, mereka dapat diarahkan menjadi wirausaha yang inovatif dan berdaya saing tinggi.

"Sebagai agen perubahan, mahasiswa berperan penting dalam mendorong kemajuan ekonomi bangsa serta mewujudkan visi Indonesia Emas 2045," kata Teten.

Dalam mendukung pengembangan ekosistem kewirausahaan untuk go global, memperkuat startup dan wirausaha dalam pemanfaatan teknologi khususnya pada sektor agribisnis, pada akhir Juni 2024, Kemenkop UKM telah mengajak beberapa wirausaha dan CEO/founder startup muda bidang agribisnis.

Serta pimpinan inkubator dari berbagai perguruan tinggi untuk belajar langsung tentang pemanfaatan teknologi dan pengelolaan terbaik usaha sektor pertanian dan peternakan di Queensland University of Technology (QUT) Australia.

"Beberapa waktu yang lalu, kami juga telah membangun kerja sama dengan PUM Netherlands Senior Experts di Belanda untuk memberikan pendampingan bagi startup dan wirausaha di Indonesia," ujar Teten.

Selain itu juga kerja sama dengan DBS di Singapura untuk memperluas akses pembiayaan bagi startup dan wirausaha.

Baca juga : Mukerwil PPP Sulut, Mardiono Harap Dapat Lahirkan Ide Pemenangan Pilkada

"Pada September 2024, kami juga akan mengajak wirausaha di bidang fesyen atau fashionpreneur untuk turut dalam Pameran Dagang Fashion Business to Business COTERIE di New York," ucap Teten.

Dengan berbagai program kewirausahaan go global tersebut, diharapkan akan tumbuh startup dan wirausaha yang berdaya saing dan mampu menembus pasar ekspor.

Dalam kesempatan yang sama, Universitas Agung Podomoro memberikan Anugerah Kewirausahaan Indonesia kategori Tokoh Kewirausahaan kepada Menkop Teten.

Pihak universitas menilai, Menkop UKM memiliki komitmen besar dalam memajukan kewirausahaan di Indonesia dengan visi yang jelas dan langkah konkret mengawal amanah Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui Perpres tentang pengembangan kewirausahaan nasional untuk mencetak 1 juta wirausaha.

Bahkan, lanjut penilaian tersebut, dengan tagar ‘Wirausaha Hebat, Indonesia Kuat,’ ia menginisiasi program Entrepreneur Hub yang mempercepat pertumbuhan kewirausahaan yang berkelanjutan, termasuk memperkuat ekosistem kewirausahaan yang sehat di berbagai daerah.

Teten juga dinilai telah mendorong transformasi digital UMKM dengan menargetkan 30 juta UMKM untuk masuk ke ekosistem digital.

Ini dirancang untuk memperkuat dan membuka pasar yang lebih luas, hingga meningkatkan efisiensi operasional UMKM.

Baca juga : Menteri Teten Groundbreaking Pabrik Minyak Makan Merah Di Riau

Selain itu, Teten juga dianggap berperan dalam menumbuhkan wirausaha perempuan dengan inklusi bisnis yang lebih luas, hingga mempermudah akses permodalan bagi koperasi dan pelaku UMKM.

Rektor Universitas Agung Podomoro Bacelius Ruru menegaskan, selama 11 tahun ini pihaknya terus konsisten melahirkan para lulusan sarjana berjiwa wirausaha, berbudaya Indonesia, dan berkualitas internasional.

"Lulusan dari Universitas Agung Podomoro banyak yang mampu memiliki perusahaan sendiri, meneruskan perusahaan keluarga, hingga menjadi profesional entrepreneur di perusahaan-perusahaan bonafid di dalam dan luar negeri," ujarnya.

Dengan program pendidikan berbasis kewirausahaan, Ruru optimistis akan mampu mencetak lebih banyak lagi lulusan berjiwa pemimpin dan inovator di masa depan.

"Untuk itu, kami terus menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, di dalam dan luar negeri," ujar Bacelius.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.