Dark/Light Mode

CIMB Niaga Syariah Bidik Potensi Bisnis Industri Halal

Jumat, 22 Nopember 2019 17:35 WIB
Direktur Syariah Banking CIMB Niaga, Pandji P Djajanegara, di acara Media Training and Gathering Perbankan Syariah di Bogor, Jawa Barat, Jumat (22/11). (Foto: Merry Apriyani/RM)
Direktur Syariah Banking CIMB Niaga, Pandji P Djajanegara, di acara Media Training and Gathering Perbankan Syariah di Bogor, Jawa Barat, Jumat (22/11). (Foto: Merry Apriyani/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Unit Usaha Syariah (UUS) PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga Syariah) membidik potensi bisnis dari industri halal melalui penetrasi ke berbagai segmen nasabah berbasis kompetensi. Mulai dari komunitas halal tour & travel, sekolah islam, halal lifestyle, rumah sakit islam hingga filantropi dan organisasi Muslim.

Direktur Syariah Banking CIMB Niaga, Pandji P Djajanegara, mengatakan, saat ini pihaknya telah menjalin kerja sama dengan sejumlah lembaga mitra dari berbagai komunitas tersebut. Ke depannya, kerja sama dengan mitra akan terus dilakukan untuk meningkatkan peran perbankan syariah dalam mendukung industri halal.

"Kami melihat potensi pasar industri halal di Indonesia sangat besar, namun perbankan syariah belum menggarapnya secara maksimal. Salah satu strategi yang tepat untuk meraih pasar tersebut adalah melalui komunitas-komunitas Muslim di berbagai bidang," jelas Pandji dalam acara Media Training & Gathering Perbankan Syariah di Bogor, Jawa Barat, Jumat (22/11).

Berita Terkait : CIMB Niaga Tawarkan Obligasi Rp 1 T

Di kesempatan yang sama, pakar marketing Yuswohady mengatakan pasar Muslim saat ini tengah berubah seiring hadirnya revolusi Industri 4.0 menjadi Muslim 4.0. Hal ini ditandai dengan perubahan gaya hidup Muslim menjadi semakin religious (hijrah), digital (connected), dan fun (leisure).

"Ambil contoh adalah generasi milenial. Istilahnya milenial distruption. Market bergerak. Banyak aktivitas konvensional yang berubah dan mengarah digilitalisasi yang ke arah syariah," jelas Yuswohady.

Menangkap kesempatan tersebut CIMB Niaga Syariah telah menghadirkan berbagai produk dan layanan yang relevan. Salah satunya aplikasi digital banking yang lengkap, Go Mobile, untuk kemudahan transaksi perbankan Syariah dalam genggaman, termasuk untuk membayar zakat, infak, shadaqah, dan wakaf melalui QR Code.

Berita Terkait : Laba Naik, Mandri Syariah Bangun Masjid Di Cipali

Penerapan strategi yang tepat berhasil meningkatkan kinerja CIMB Niaga Syariah. Per 30 September 2019, CIMB Niaga Syariah berhasil membukukan laba sebesar Rp 848,85 miliar atau naik 62,1 persen year-on-year (yoy).

Peningkatan laba dikontribusi oleh penyaluran pembiayaan yang meningkat dan pendapatan dari bagi hasil. Sepanjang sembilan bulan pertama 2019, pembiayaan tumbuh sebesar 29,1 persen yoy menjadi Rp 31,1 triliun. Pertumbuhan tersebut utamanya didukung oleh segmen Business Banking sebesar Rp18,38 triliun dan Consumer Banking Rp12,76 triliun.

Ada pun penghimpunan dana pihak ketiga meningkat 21,1 persen yoy menjadi Rp 26,6 triliun. Kinerja positif tersebut juga berhasil meningkatkan aset menjadi Rp 36,98 triliun atau naik 18,5 persen yoy. [MER]