Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Supaya Masyarakat Tak Jadi Korban Penipuan
OJK Gencar Gelar Edukasi Keuangan
Minggu, 11 Agustus 2024 07:05 WIB
Sebelumnya
Dalam kesempatan yang sama, OJK menggelar edukasi keuangan untuk kaum difabel di Kabupaten Toba, Sumatera Utara. Ini menegaskan, bahwa wasit lembaga keuangan tersebut sungguh-sungguh ingin seluruh lapisan masyarakat cerdas keuangan.
Kiki menjelaskan, ada sekitar 28,05 juta penduduk penyandang disabilitas di Indonesia atau setara 10,38 persen dari jumlah penduduk Indonesia.
Sementara penyandang disabilitas yang memiliki akses keuangan atau yang memiliki rekening baru 22 persen, sedangkan 78 persen belum tersentuh akses keuangan. Bahkan, 55,3 persen penyandang disabilitas belum mengetahui literasi keuangan secara maksimal.
“Jumlah populasi penyandang disabilitas yang besar belum diimbangi dengan tingkat literasi dan inklusi yang maksimal,” kata Kiki.
Baca juga : APBD DKI Belum Move On Dari Banjir Dan Kemacetan
Untuk di Sumatera Utara, jumlah penyandang disabilitas mencapai 232.941 orang. Untuk itu, OJK terus mendorong literasi dan inklusi keuangan, tak terkecuali para penyandang disabilitas, yang sering kali minim akses pendanaan.
OJK akan terus berupaya memenuhi hak-hak penyandang disabilitas, serta berupaya agar mereka bisa memanfaatkan produk dan layanan perbankan sebagaimana mestinya.
Komitmen ini ditunjukkan dengan adanya Peraturan OJK 22/2023 tentang Pelindungan Konsumen dan Masyarakat di Sektor Jasa Keuangan Pasal 8 ayat 3 dan Pasal 54 ayat 3.
OJK mewajibkan Penyelenggara Usaha Jasa Keuangan (PUJK) memiliki kewajiban dan tanggung jawab untuk menerapkan kebijakan dan prosedur tertulis pelindungan konsumen yang ramah disabilitas, serta mendukung penyediaan layanan khusus kepada konsumen penyandang disabilitas.
Baca juga : Tim Matador Akhiri Penantian 32 Tahun
Tidak hanya itu, OJK juga mendorong keuangan yang inklusif bagi kelompok segmen disabilitas dengan meluncurkan Program Satu Disabilitas Satu Rekening (TUNTAS).
“Dengan membuka akses keuangan, harapannya, dapat meningkatkan kesejahteraan mereka,” tuturnya.
Dalam acara yang digelar secara hybrid tersebut, hadir pula Bupati Toba Poltak Sitorus, Kepala Kantor OJK Provinsi Sumatera Utara Khoirul Muttaqien, beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Toba, serta perwakilan Pelaku Usaha Jasa Keuangan di wilayah Sumatera Utara.
Poltak Sitorus sependapat dengan OJK, bahwa kegiatan edukasi keuangan sangat dibutuhkan dan bermanfaat bagi para penyandang disabilitas. Ini dilakukan agar mereka lebih cakap mengelola keuangan pribadi dan terampil memilih produk dan layanan jasa keuangan sesuai dengan kebutuhannya.
Baca juga : Khelif Bungkam Pembenci
“Serta memiliki kewaspadaan terhadap penawaran investasi dan pinjaman online ilegal,” tegasnya. EFI
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 9, edisi Minggu, 11 Agustus 2024 dengan judul "Supaya Masyarakat Tak Jadi Korban Penipuan, OJK Gencar Gelar Edukasi Keuangan"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya