Dark/Light Mode

Beri Jaminan Kenyamanan

Bahlil Merayu Investor China Garap Proyek EBT

Rabu, 4 September 2024 07:00 WIB
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia saat membuka ajang The 7th Indonesia China Energy Forum (ICEF) di Bali, Selasa (3/9/2024). Foto: Dok.  Kementerian ESDM
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia saat membuka ajang The 7th Indonesia China Energy Forum (ICEF) di Bali, Selasa (3/9/2024). Foto: Dok. Kementerian ESDM

 Sebelumnya 
Untuk itu, berdasarkan roadmap transisi energi, Pemerintah Indonesia menerapkan strategi menuju karbon netral dari sisi suplai, seperti fokus pada pembangkit listrik tenaga surya, hidro, panas bumi dan hidrogen.

Bahlil bilang, langkah lain yang diambil adalah penghentian pembangkit listrik batubara secara bertahap dan penggunaan teknologi rendah emisi, yaitu teknologi Carbon Capture Storage (CCS) dan Carbon Capture Storage and Utilization (CCUS).

Sementara, dari segi demand, antara lain pemanfaatan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai, pemanfaatan biofuel dan penerapan manajemen energi.

Bahlil menjelaskan, kemampuan mencapai NZE pada 2060 harus tetap mempertimbangkan konteks dan kondisi nasional di masing-masing negara. Misalnya, Indonesia masih mengoptimalkan pengembangan energi fosil selaras dengan kemajuan masif pembangunan infrastruktur energi bersih.

Baca juga : Dicari, Gubernur Yang Bisa Turunkan Polusi!

“Kita sedang mengkaji, memperhitungkan dan mengkalkulasi tentang kebutuhan energi dalam negeri dengan geopolitik ekonominya,” ungkap Bahlil.

Dia meyakini, kerja sama dan program yang telah dihasilkan di bawah kerangka bilateral Indonesia-China, terus menunjukkan progres signifikan.

“Tidak perlu ada keraguan dalam kerja sama ini. Saya yakin yang pertama dalam investasi adalah nyaman. Indonesia menawarkan kenyamanan itu,” tegasnya.

Ke depan, kemitraan yang tengah dijalin di sektor energi harus saling menguntungkan kedua belah pihak, dengan tetap memperhatikan aturan.

Baca juga : Jelang Kontra Arab Saudi, Tim Garuda Siap Tempur

Administrator of National Energy Administration (NEA) China Zhang Jianhua mengatakan, Pemerintah China melihat prospek cerah dari hubungan bilateral tersebut.

Indonesia dan China dalam proses pembangunan energi memiliki konsep yang sama.

“Kami membahas kemitraan strategis dalam mempengaruhi pasar dunia,” kata Zhang.

Zhang mengatakan, transfer teknologi dan Sumber Daya Manusia (SDM) oleh China diharapkan mampu meningkatkan kemampuan dalam pengelolaan ketahanan energi domestik.

Baca juga : Tenis US Open 2024, Aldila Dan Boppana Menyala

“Kerja sama di bidang energi adalah kerja sama yang solid untuk mensukseskan kesejahteraan rakyat,” pungkasnya. DIR

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 10, edisi Rabu, 4 September 2024 dengan judul "Beri Jaminan Kenyamanan, Bahlil Merayu Investor China Garap Proyek EBT"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.