Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Gandeng Sembcorp, Anak Usaha MMSGI Bangun PLTS 1,032kWp
Jumat, 6 September 2024 13:49 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - MMS Group Indonesia (MMSGI) melalui salah satu unit bisnisnya Multi Harapan Utama (MHU) resmi menandatangani perjanjian sewa atau lease agreement dengan PT Sembcorp Energy Indonesia anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki oleh Sembcorp Industries Singapura (Sembcorp).
Kerja sama ini untuk mengembangkan energi terbarukan dengan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).
Acara penandatangan kerja sama ini dihadiri langsung oleh CEO MMSGI Sendy Greti, Presiden Direktur MHU Margareta, dan Presiden Direktur Sembcorp Energi Indonesia Jen Tan pada Rabu (4/9/2024), di Ballroom CFX Tower, Jakarta.
Kemitraan strategis ini menandai langkah signifikan bagi komitmen MMSGI dan unit bisnisnya MHU terhadap solusi energi berkelanjutan dalam mengurangi emisi karbon.
Dalam kerja sama ini, Sembcorp akan membangun PLTS yang menggunakan 1.762 solar panel yang berlokasi di pelabuhan MTK.
Baca juga : Gandeng Arab Saudi, PLN Indonesia Power Bangun PLTS Terapung Saguling
Keputusan MMSGI untuk bermitra dengan Sembcorp didorong oleh visi bersama untuk mempromosikan praktik energi yang berkelanjutan.
Selain itu, Sembcorp dikenal dengan solusi inovatif di sektor energi terbarukan dari mulai Pembangkit Listrik Tenaga Angin (PLTA), PLTS hingga penyimpanan energi.
Perusahaan asal Singapura ini memiliki rekam jejak yang terbukti dalam mengembangkan dan mengelola proyek energi terbarukan berskala besar di sepuluh negara yang berfokus di Asia dengan total kapasitas mencapai 14,4 GW.
Dari proyek PLTS ini, MMSGI berpotensi mampu mengurangi emisi CO2 sebesar 587 metrik ton atau setara dengan 66.005 galon bensin atau sekitar 131 kendaraan dalam 1 tahun.
CEO MMS Group Indonesia Sendy Greti mengatakan, proyek ini merupakan langkah awal bagi MMSGI untuk mengurangi emisi karbon dari aktivitas perusahaan sehingga bisa mencapai Indonesia Net Zero Emission (NZE) 2060 dan memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.
Baca juga : Saling Serang, Imin Vs Gus Yahya Makin Panas
Menurut Sendy, komitmen MMS Group Indonesia untuk mencapai NZE adalah langkah strategis yang dianggap sangat penting, bukan hanya untuk keberlanjutan operasional perusahaan, tapi juga untuk masa depan lingkungan kita.
"Panel surya yang kami gunakan tidak hanya membantu dalam mengurangi jejak karbon, tetapi juga menjadi contoh nyata bahwa bisnis dapat berkembang dengan tetap menjaga keberlanjutan lingkungan. Kami percaya bahwa kolaborasi ini akan membawa kami lebih dekat untuk mencapai tujuan NZE dan memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan secara di Indonesia," kata Sendy dalam keterangan resminya Jumat (6/9/2024).
Sementara Presiden Direktur MHU Margareta mengungkapkan, proyek PLTS ini menjadi langkah penting bagi perusahaan tambang yang lebih ramah lingkungan sebab mampu mengurangi ketergantungan pada sumber energi fosil.
Menurutnya, kerja sama dengan Sembcorp untuk membangun PLTS melalui pemasangan solar panel merupakan langkah penting dalam mendukung transisi kami menuju energi terbarukan.
"Penggunaan solar panel akan secara signifikan mengurangi ketergantungan kami pada sumber energi fosil, sehingga mengurangi emisi karbon dan dampak lingkungan yang dihasilkan dari operasional kami. Selain itu, ini adalah bagian dari komitmen jangka panjang kami terhadap keberlanjutan," ujarnya.
Baca juga : Mimpi Anak Usaha Telkom Terbangkan BTS ke Langit
Baik MMSGI maupun Sembcorp berkomitmen untuk memastikan keberhasilan proyek ini melalui pemantauan dan pemeliharaan bersama secara berkelanjutan setelah sebelumnya sudah melakukan uji studi secara intensif.
Pendekatan kolaboratif ini dilakukan untuk melakukan mitigasi tantangan teknis, seperti variabilitas produksi energi akibat kondisi cuaca, untuk memastikan kinerja optimal dari pembangkit listrik tenaga surya.
Rencananya proyek PLTS ini akan mulai beroperasi pada kuartal lll tahun 2025 nanti.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya