Dark/Light Mode

Darmin: Kementerian BUMN Sukses Terapkan Reformasi Struktural

Kamis, 26 September 2024 14:54 WIB
Mantan Menko Bidang Perekonomian Darmin Nasution (Foto: Istimewa)
Mantan Menko Bidang Perekonomian Darmin Nasution (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian periode 2015-2019 Darmin Nasution menyoroti perubahan besar yang dilakukan Presiden Jokowi melalui Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), di periode kedua masa jabatannya.

Darmin menilai, apa yang dilakukan Kementerian BUMN memiliki cukup banyak kesamaan dengan perubahan yang dilakukannya saat menjadi Direktur Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan pada periode 2006-2009.

Baca juga : Prabowo Diberi Kebebasan Menentukan Jumlah Menteri

"Perubahan yang terjadi di DJP dengan perubahan yang diinisiasi di Kementerian BUMN memiliki kesamaan mendasar dalam hal pendekatan reformasi struktural, modernisasi sistem, serta fokus pada transparansi dan akuntabilitas," papar Darmin di Jakarta, Kamis (19/9/2024).

Dalam sektor reformasi struktural dan organisasi, Darmin menyampaikan, dirinya dan para pimpinan di Kementerian BUMN sama-sama memahami pentingnya restrukturisasi untuk meningkatkan efektivitas institusi.

Baca juga : Diresmikan Menteri Erick, Mandiri Digital Tower Wujud Transformasi Digital Bank Mandiri

Di DJP, Darmin melakukan reformasi struktural dengan memisahkan fungsi pelayanan, pengawasan, dan penegakan hukum dalam upaya meningkatkan efisiensi dan mengurangi praktik korupsi.

"Langkah ini mirip dengan pendekatan yang merombak struktur Kementerian BUMN, termasuk melakukan reshuffle besar-besaran di tubuh perusahaan-perusahaan BUMN, mengganti beberapa direksi, serta membentuk klaster-klaster BUMN yang lebih terfokus pada kinerja dan sinergi antar perusahaan," jelas Darmin, yang juga pernah menjabat Gubernur Bank Indonesia periode 2010-2013.

Baca juga : Kemenperin Buka 971 Formasi CPNS 2024

Dalam hal modernisasi sistem dan teknologi, saat di DJP, Darmin memperkenalkan teknologi baru, seperti sistem pelaporan pajak elektronik (e-filing) dan digitalisasi layanan perpajakan.

Hal ini dilakukan untuk mempermudah proses administrasi, serta mengurangi ketergantungan pada proses manual yang rawan penyalahgunaan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.