Dark/Light Mode

Keamanan Siber Sudah Harga Mati

BUMN Kecil Didorong Tiru Langkah Himbara

Rabu, 2 Oktober 2024 07:05 WIB
Keamanan Siber Sudah Harga Mati BUMN Kecil Didorong Tiru Langkah Himbara

RM.id  Rakyat Merdeka - Perusahaan-perusahaan milik negara diingatkan untuk terus meningkatkan keamanan siber (cyber security). Karena, saat ini masalah cyber security sudah menjadi ancaman bagi keberlangsungan bisnis di tengah perkembangan teknologi.

Deputi Bidang Manajemen Sumber Daya Manusia, Teknolo­gi, dan Informasi Kementerian BUMN Tedi Bharata menekankan, masih banyak perusahaan negara yang perlu meningkatkan keamanan siber, selain melaku­kan transformasi digital.

Cyber security is very-very im­portant. Alhamdulillah BUMN punya perbankan, yang tanpa regulasi, mereka sudah jalan duluan untuk peningkatan cyber security,” kata Tedi dalam acara Forum Digital BUMN Summit 2024, Rabu (25/9/2024).

Baca juga : Harga Gas Industri Dan Rumah Tangga Semakin Terjangkau

Tedi menjelaskan, pentingnya keamanan siber untuk meng­hindari peristiwa yang dapat membahayakan sistem informa­si, integritas, kerahasiaan, atau ketersediaan informasi suatu organisasi, alias perusahaan.

Apalagi belakangan sejum­lah serangan siber pernah dialami instansi di Tanah Air. Sehingga ia meminta agar perusahaan-perusahaan BUMN kecil, terus fokus pada penguatan aspek In­formation Technology (IT).

“Sistem IT perusahaan harus terus diperbaiki,” tegasnya.

Baca juga : Jakarta Siapin Perahu Dan Tenda Pengungsian

Dihubungi terpisah, Pengamat BUMN dari Universitas Indone­sia (UI) Toto Pranoto sependapat dengan Tedi, bahwa perusa­haan BUMN, harus terus me­ningkatkan keamanan sibernya.

Apalagi berkaca pada pengalaman buruk layanan sebuah bank yang sempat down akibat serangan ransomware.

Dia menilai, saat ini mayoritas BUMN sudah berbasis digital. Sehingga peningkatan keaman­an siber, sudah harga mati.

Baca juga : Tatap Musim NBA 2024-2025, King James Tetap Menyala

“Ada celah sedikit saja pada sistem pertahanan elektronik-nya, maka berpotensial un­tuk di-hacked,” warning Toto kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Ia lalu mengimbau, perlu ada langkah strategis ke depan un­tuk memperbaiki kepercayaan masyarakat maupun Pemerintah dan partner BUMN.

“Langkah yang bisa dilakukan ialah memperkuat sistem cyber security, serta berkomunikasi dengan stakeholder, termasuk ke masyarakat secara lebih ter­buka,” tuturnya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.