Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Keamanan Siber Sudah Harga Mati
BUMN Kecil Didorong Tiru Langkah Himbara
Rabu, 2 Oktober 2024 07:05 WIB
Sebelumnya
Senada dengan Toto, Direktur Eksekutif ICT Institute Heru Sutadi mengatakan, serangan siber tidak hanya mengancam BUMN, tapi juga swasta. Ini menjadi pertanda, bahwa keamanan digital di dalam negeri masih sangat rentan.
Selain keamanan sibernya lemah, potensi serangan ke layanan-layanan digital di Indonesia dinilainya cukup besar.
“Ini harus menjadi perhatian bagi BUMN, jangan sampai perusahaan penting milik negara mudah dibobol,” katanya.
Baca juga : Harga Gas Industri Dan Rumah Tangga Semakin Terjangkau
Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir menegaskan, saat ini perubahan dunia dalam arah yang cukup ekstrim.
Digitalisasi memainkan peranan yang besar, dalam hal baik maupun buruk. Sehingga cyber security harus menjadi perisai utama apabila BUMN mau maju ke depannya.
Menurutnya, the best defense harus menjadi sebuah kekuatan, selain mencoba untuk moving forward. Karena tidak mungkin hanya terus menjaga teritorial saja.
Baca juga : Jakarta Siapin Perahu Dan Tenda Pengungsian
“Transformasi di BUMN terus dilakukan. Termasuk dalam mentransformasi human capital. Khususnya dalam hal leadership, yang salah satu turunannya mengenai the best defense dalam digitalisasi,” kata Erick kala meresmikan Mandiri Digital Tower sebagai pusat inovasi teknologi informasi di Jakarta, Kamis (19/9/2024).
Menteri Erick berharap, baik BUMN lain maupun Bank Mandiri, dapat memperkuat data center, yang dapat menjadi backbone bagi dunia digitalisasi di BUMN. DWI
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 9, edisi Rabu, 2 Oktober 2024 dengan judul "Keamanan Siber Sudah Harga Mati BUMN Kecil Didorong Tiru Langkah Himbara"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya