Dark/Light Mode

Usul Bangun IKN Financial Center, Bos OJK Tunggu Lampu Hijau Pemerintah

Sabtu, 5 Oktober 2024 18:57 WIB
Ketua OJK Mahendra Siregar. (Foto: Ist)
Ketua OJK Mahendra Siregar. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Mahendra Siregar mendorong, terbentuknya Ibu Kota Nusantara (IKN) Financial Center. Hal ini sebagai komitmen serta dukungan dari lembaga jasa keuangan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional dari wilayah Kalimantan Timur (Kaltim).

“Lembaga Jasa Keuangan harus berada di depan, bagaimana langkah dan arah keuangan di Tanah Air ke depan. Karena Lembaga Jasa Keuangan tidak bisa hanya wait and see, sehingga punya keleluasaan dalam mengakomodasi dana yang belum optimal di Kaltim,” katanya dalam Kick Off Bulan Inklusif Keuangan (BIK) 2024 di Balikpapan, Kaltim, Sabtu (5/10/2024).

Mahendra menjelaskan, konsep IKN Financial Center tidak sama dengan aktivitas keuangan yang dilakukan selama ini di tempat lain. Katanya, konsep IKN Financial Center akan khusus dilakukan di ibukota baru tersebut.

“Tentu pelaksanaannya nanti tunggu finalnya. Kami akan menunggu keputusan dari Pemerintah mengenai format dan bisnis yang akan disediakan dari produk jasa keuangan yang ada di IKN,” ujarnya.

Baca juga : Ketua Umum Kadin Indonesia Harus Dapat Dukungan Pemerintah

Menurut Mahendra, persoalan apakah efektif nanti sebagai di IKN, itu ditetapkan juga secara politik. Bagaimana pun katanya, OJK bersama industri tetap punya komitmen, terkait peningkatan, akselerasi dari perubahan perekonomian dari sektor jasa keuangan.

“Justru tujuannya untuk memberikan fasilitas bagi terlaksananya suatu proses aktivitas keuangan yang melengkapi yang sudah ada,” ungkapnya.

Diakui Mahendra, memang sudah ada beberapa gagasan yang difinalisasi (terkait konsep IKN Financial Center), namun OJK sebagai otoritas, tentu siap untuk menjadi regulator dan juga pengawas dari aktivitas tersebut. 

“Tetapi kami tidak mau mendahului mengenai detail apa saja aktivitasnya nanti,” ucapnya.

Baca juga : Gapensi NTB Pastikan Siap Dukung Kebijakan Pemerintah

Beberapa model bisnis dan kegiatan aktivitas yang mungkin akhirnya disetujui nanti, kata Mahendra, akan dibahas lebih lanjut.

“Kami memahami peran strategis dan pentingnya keberadaan IKN Financial Center tersebut untuk keseluruhan kegiatan dari aktivitas keuangan di Indonesia, maupun menjadi katalisator pertumbuhan di perekonomian Indonesia secara umum,” katanya.

Terkait hal tersebut, Sekretaris Otorita IKN (OIKN) Achmad Jaka Santos Adiwijaya menyampaikan, pemahaman keberadaan IKN Financial Center ini erat kaitannya secara ekosistem dan infrastruktur.

Harus dipahami lebih dulu, jika secara infrastruktur bahwa pembangunan IKN ini dilakukan secara bertahap. Maka dimulai dari membangun sesuatu yang bisa dilakukan secara fisik. 

Baca juga : Bangun Kesejahteraan Masyarakat, Pentingnya Tata Ulang Sistem Pemerintahan

“Saat ini tahapannya kalau dari sisi infrastuktur, IKN Financial Center ini sudah dibangun atau digroundbreaking. Aktivitas financial dimulai dengan pembangunan kantor,” katanya.

Jika dari pemahaman membangun secara ekosistem, apakah nanti IKN Financial Center akan berbeda dengan negara lain seperti di Dubai misalnya, itu menjadi suatu konsep yang harus secara matang disusun bersama-sama melalui berbagai stakeholder, dengan melakukan tahapan yang lebih panjang.

“Banyak alternatif dan model yang akan dilakukan. Kami akan melakukan semuanya secara detail,” ungkapnya. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.