Dark/Light Mode

Diskusi Ekonomi Pengusaha Internasional Senior Bersama Kadin Indonesia

Hashim S Djojohadikusumo: Pak Prabowo Sangat Probisnis dan Sangat Prorakyat

Senin, 7 Oktober 2024 23:42 WIB
Pengusaha internasional senior Hashim S Djojohadikusumo (kiri) dan Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie. (Foto: Istimewa)
Pengusaha internasional senior Hashim S Djojohadikusumo (kiri) dan Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pengusaha internasional senior Hashim S Djojohadikusumo didapuk menjadi Ketua Dewan Penasehat Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Masa Bakti 2024-2029, di Menara Kadin Indonesia, Kuningan, Jakarta, Senin (7/10/2024). Usai pengukuhan, Hashim, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra sekaligus sebagai adik kandung dari Presiden terpilih Prabowo Subianto, hadir sebagai narasumber utama dalam “Diskusi Ekonomi Pengusaha Internasional Senior bersama Kadin Indonesia” yang digelar di tempat yang sama.

Ketua Umum Kadin Indonesia periode 2024-2029 Anindya Bakrie sangat bersyukur dengan kehadiran Hashim. "Kami berharap apa yang diamanatkan Undang-Undang, yaitu Kadin sebagai wadah dunia usaha dan sebagai mitra strategis pemerintah dapat terjadi di era Pak Prabowo dan Mas Gibran,” ucap Anindya, saat memberi sambutan dalam diskusi itu.

Acara diskusi ekonomi tersebut diawali dengan pengumuman Susunan Kepengurusan Kadin Indonesia Masa Bakti 2024-2029 Tahap Pertama yang dibacakan Sekretaris Formatur Musyawarah Nasional Luar Bisa Kadin Indonesia 2024, Muyadi Jayabaya. Selanjutnya, Anindya akan mengumumkan susunan lengkap Kepengurusan Kadin Indonesia 2024-2029 yang akan disesuaikan dengan nomenklatur kementerian setelah pelantikan Prabowo-Gibran.

Dalam sambutannya, Anindya mengutip mandat Pembukaan UUD 1945 yang kerap disampaikan Prabowo yang diharapkan tercapai di era Indonesia Emas 2045. Yaitu, melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan elaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.

Anindya juga menyampaikan Delapan Program Hasil Terbaik Cepat telah dicanangkan oleh Prabowo, selain Delapan Misi Asta Cita dan 17 Program Prioritas, untuk membantu mempercepat pencapaian tujuan nasional bernegara. Anindya menekankan, program tersebut menjadi prioritas Kadin.

Kedelapan program itu adalah makan bergizi gratis di sekolah dan pesantren; pemeriksaan kesehatan gratis, penuntasan TBC, dan Rumah Sakit lengkap di tiap kabupaten; mencetak dan meningkatkan produktivitas lahan pertanian; membangun sekolah-sekolah unggulan dan renovasi sekolah besar-besaran; melanjutkan program kartu-kartu kesejahteraan; enaikkan gaji ASN, TNI/Polri; membangun infrastruktur desa dan 3 juta rumah; dan meningkatkan penerimaan negara.

Baca juga : Indonesia Tekankan Pentingnya Tangani Pencemaran Lintas Batas Polusi Plastik

“Kadin Indonesia telah mempelajari program-program di atas secara seksama. Kami pahami betul bahwa napas dan jiwa dari program tersebut adalah ekonomi Pancasila, yaitu sistem ekonomi yang mengambil esensi terbaik dari kapitalisme dan sosialisme,” kata Anindya.

Sedangkan Hashim menegaskan, ekonomi Pancasila itu ada di tengah. Dia bersaksi bahwa Asta Cita Prabowo juga artinya di tengah.

"Pak Prabowo orang yang sangat probisnis tapi juga sangat prorakyat. Kita cari cuan tapi dengan cara yang terhormat, kita bayar pajak, hormati lingkungan hidup dan bermanfaat untuk semua bangsa Indonesia," ucapnya.

Hashim senang, Anindya memapaparkan Asta Cita. Dia lalu bersaksi, makan bergizi gratis bukan ide baru. Ide itu lahir Juli tahun 2006.

"Pak prabowo saat itu bicara soal stunting. Data Kementerian Kesehatan (saat itu) yang sangat mengerikan dan membuat Pak Prabowo cemas: 30 persen anak Indonesia di bawah usia lima tahun, jika (stunting) berlanjut, 15 tahun ke depan masuk angkatan kerja maka mereka akan memiliki IQ 70,” papar Hashim.

Beberapa lembaga penting telah memberikan masukan strategis untuk pemerintahan yang akan datang. Ada Apindo yang menerbitkan Roadmap Perekonomian 2024-2029. Ada IBC yang mengeluarkan 15 Rekomendasi Paket Kebijakan untuk mendukung agenda pembangunan 2024-2029. Kesimpulannya, Indonesia harus melakukan transformasi menyeluruh di berbagai lini.

Baca juga : Sandiaga Dorong UMKM Naik Kelas Dan Jaga Kualitas

Hashim yakin, paparan program-program dari Prabowo ke depan akan juga mendorong perekonomian Indonesia dan banyak memberikan kesempatan pada dunia usaha, termasuk Kadin. "Saya mengucapkan terima kasih pada Pak Anin,” ucapnya.

Usai diskusi, Anindya memaparkan beberapa poin penting yang disampaikan Hashim. Pertama, mengenai makanan bergizi, yang bukan saja bagus untuk masyarakat luas tetapi juga bisa menggerakkan perekonomian, termasuk bagiteman Kadin Provinsi dan Kabupaten/Kota.

Kedua, mengenai program rumah terjangkau (hunian) yang dibutuhkan yaitu program 2 juta rumah di pedesaan tambah 1 juta (program rumah perkotaan) per tahun. "Dan juga beliau sempat menyinggung mengenai penerimaan negara yang harus meningkat tanpa meningkatkan rasio tarif pajak, dan itu sangat menarik. Juga program seperti tanggul laut yang besar dan kami lihat itu sebagai program jangka panjang yang bagus,” papar Anindya.

Diskusi ekonomi kali ini dihadiri para Ketua Umum dan Dewan Pengurus Kadin Provinsi, para Ketua Umum dan Pengurus Asosiasi Anggota luar Biasa (ALB) Kadin Indonesia, tim Formatur Munaslub Kadin 2024, para tokoh dan senior Kadin Indonesia, dan tokoh pengusaha nasional.

Beberapa tokoh dan pengusaha yang hadir di antaranya Suryo Bambang Sulisto, Sharif Cicip Sutarjo, Bambang Soesatyo, Saleh Husin, Suryani Motik, Shinta Kamdani, Camelita Hartoto, Hary Tanoesoedibjo, Fofo Sariaatmadja, Ottto Hasibuan, Aryo PS Djojohadikusumo, John Riady, dan Raffi Ahmad.

“Pengurus-pengurus yang baru dilantik, ini semua akan bisa bekerja sama dengan Pemerintah (apalagi) ada Pak Hashim sebagai Ketua Dewan Penasehat. Sehingga Kadin secara organisasi akan berjalan dengan baik dan semua anggota Kadin baik di daerah maupun di pusat akan mendapatkan manfaatnya,” kata Otto Hasibuan.

Baca juga : KSP Dorong Percepatan Pembangunan RSUD Jayapura

“Mudah-mudahan Mas Anin bisa terus menjembatani apa yang terbaik antara pengusaha dan pemerintah agar dapat bersinergi dengan baik dan dapat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat,” ucap Raffi Ahmad, yang didapuk menjadi Wakil Ketua Umum Bidang Industri Kreatif Kadin Indonesia 2024-2029.

Acara “Diskusi Ekonomi Pengusaha Internasional Senior Hashim S Djojohadikusumo Bersama Kadin Indonesia” ini merupakan acara keenam yang diselenggarakan Kadin Indonesia di bawah kepemimpinan Anindya. Sebelumnya, Kadin Indonesia menyelenggarakan acara sarasehan dengan menteri-menteri Kabinet Indonesia Maju, yaitu:

  1. “Sarasehan Kadin Indonesia Bersama Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi” (Kamis, 3 Oktober 2024)
  2. “Sarasehan Kadin Indonesia Bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto” (Rabu, 2 Oktober 2024)
  3. “Sarasehan Kadin Indonesia Bersama Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita” (Senin, 30 September 2024)
  4. “Sarasehan Bersama Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan dan Menteri Investasi/Kepala BKPM Rosan P Roeslani” (HUT Ke-56 Kadin Indonesia, Selasa, 24 September 2024)
  5. “Sarasehan Bersama Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Supratman Andi Agtas” (Minggu, 15 September 2024)

Dalam kapasitasnya sebagai Ketua Umum Kadin Indonesia 2024-2029, Anindya beserta tim formatur Munaslub Kadin Indonesia 2024, beberapa Ketua Umum maupun Pengurus Kadin Provinsi dan Ketua Asosiasi (Anggota Luar Biasa) Kadin Indonesia, hingga saat ini sudah melakukan audiensi dengan 10 menteri Kabinet Indonesia Maju. Yaitu: Menteri Investasi/Kepala BKPM Rosan P Roeslani, Menteri Hukum dan HAM Supratman Andi Agtas, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Agus Harimukti Yudhoyono, Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi, Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, dan Menteri Energi Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.