Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Wajah Calon Menteri Janjikan Stabilitas
RI Butuh Terobosan Segar Kejar Target Perekonomian
Minggu, 20 Oktober 2024 07:10 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Calon menteri bidang perekonomian diproyeksi bakal diisi sejumlah wajah lama alias berasal dari kabinet era Pemerintahan Jokowi. Mereka dianggap berkinerja baik. Mesti begitu, pasar menantikan gebrakan baru dari mereka mengingat presiden terpilih, Prabowo Subianto menargetkan pertumbuhan ekonomi 8 persen.
Presiden Terpilih, Prabowo telah memberikan pembekalan bagi calon menteri dan wakil menteri di kediamannya di Hambalang, Rabu-Kamis (16-17/10/2024). Di antara para calon menteri dan wamen itu, ada sejumlah figur tim ekonomi dari kabinet Pemerintahan Presiden Jokowi.
Meski belum pasti mengenai siapa saja yang akan menempati jabatan di setiap kementerian/ lembaga ekonomi, sejumlah sosok diprediksi bakal menjadi tim menteri ekonomi Prabowo-Gibran nanti.
Beberapa di antaranya adalah menteri ekonomi di era Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) - Wakil Presiden Ma’ruf Amin yang akan berakhir per 20 Oktober 2024.
Baca juga : Inovasi Co-firing PLN Tekan Emisi Dan Berdayakan Rakyat
Mereka di antaranya, Airlangga Hartarto diperkirakan bakal kembali menjabat Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Sri Mulyani akan kembali menempati kursi Menteri Keuangan.
Bahlil Lahadalia dan Agus Gumiwang, kabarnya juga akan tetap menempati posisi lamanya, sebagai menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Menteri Perindustrian.
Prabowo juga disebut akan menempatkan 3 wakil untuk Menteri Keuangan. Yaitu, Thomas Djiwandono, Suahasil Nazara dan Anggito Abimanyu.
Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Esther Sri Astuti mengatakan, komposisi tim ekonomi yang diisi orang-orang lama punya sisi positif.
Baca juga : Pulau Seribu Bakal Jadi Maladewa-nya Indonesia
“Dengan diisi menteri-menteri lama, tentu akan ada keberlanjutan program ekonomi yang sebelumnya sudah berjalan. Hal ini menunjukkan adanya upaya Presiden Prabowo untuk menciptakan sustainability dalam kebijakan ekonomi,” kata Esther kepada Rakyat Merdeka, Jumat (18/10/2024).
Meski begitu, lanjutnya, Indonesia memiliki tantangan besar ke depan.
Kondisi tersebut membutuhkan resep yang pas, antara kesinambungan program yang sudah ada. Dan terobosan kebijakan yang segar di Pemerintahan baru.
Artinya, meski pos-pos kementerian banyak diisi wajah lama, tapi menteri-menteri tersebut punya tugas berat dalam menjaga stabilitas dan memacu pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi, mencapai 8 persen sesuai target Pemerintahan Prabowo.
Baca juga : Liverpool Vs Chelsea, Arne: The Blues Lawan Berat
“Target pertumbuhan ekonomi tinggi bisa tercapai jika mesin pendorongnya tidak hanya berasal dari konsumsi domestik, tetapi juga dari investasi dan ekspor. Ini pekerjaan rumah yang cukup besar buat menteri ekonomi Prabowo,” ujar Esther.
Ia melanjutkan, pelaku usaha hingga investor banyak yang masih wait and see menjalankan aksi korporasi atau bisnisnya. Namun munculnya nama-nama lama di pos kementerian ekonomi Prabowo, kekhawatiran mereka berkurang.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya