Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Volume Meningkat, KAI Logistik Komit Terapkan Green Logistics
Senin, 28 Oktober 2024 17:19 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) memperkuat komitmennya mendorong penerapan green logistics, dalam sistem logistik di Indonesia.
Hal ini tercermin dari meningkatnya kinerja volume angkutan kontainer KAI Logistik hingga September 2024, mencapai sekitar 1,7 juta ton, meningkat sebesar 14 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada 2023 yaitu 1,5 juta ton.
“Kenaikan ini mengindikasikan bahwa pelaku usaha semakin tertarik untuk beralih ke transportasi yang lebih berkelanjutan, terutama pada rute-rute strategis seperti Trans-Jawa," jelas Direktur Utama KAI Logistik Fredi Firmansyah di Jakarta, Senin (28/10/2024).
KAI Logistik juga mencermati perkembangan kebijakan pajak karbon yang saat ini sedang dalam penggodokan dan dijadwalkan akan diberlakukan pada 2025.
Kebijakan tersebut, diharapkan dapat mendorong lebih banyak pelaku usaha untuk berinvestasi dalam solusi logistik yang berkelanjutan.
Baca juga : Meningkat Dari Istigfar Ke Taubat
Dengan tagline KAI Logistik Ispossible! atau memiliki arti sebagai semua mungkin bersama KAI Logistik.
“Kami mengundang pelaku usaha di berbagai sektor untuk bersama memprioritaskan pengurangan emisi karbon dan berkontribusi dalam mewujudkan solusi logistik yang efisien dan bertanggung jawab terhadap lingkungan,” ajaknya.
KAI Logistik meyakini, untuk menjaga komitmen terhadap green logistics, kolaborasi antara semua pihak industri. Termasuk pelaku usaha, sangat penting dalam menciptakan solusi logistik yang berkelanjutan dan menguntungkan secara bisnis.
Fredi mengatakan, pendekatan bisnis ramah lingkungan tidak hanya memberikan manfaat bagi planet, tetapi juga menghadirkan efisiensi dalam biaya operasional dan kinerja logistik.
“Inisiatif ini sejalan dengan upaya pemerintah Indonesia untuk menurunkan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) sesuai dengan target yang tercantum dalam Enhanced Nationally Determined Contribution (E-NDC),” jelas Fredi.
Baca juga : Gandeng BPH Migas, KAI Efisiensi Dalam Penggunaan BBM Subsidi
Dengan menargetkan pengurangan emisi GRK sebanyak 32 persen atau 358 juta ton CO2 (Karbon Dioksida) dengan usaha sendiri, hingga 41 persen atau sebanyak 446 juta ton CO2 dengan dukungan internasional pada 2030.
Pada 2022, Indonesia tercatat sebagai negara penghasil emisi Gas Rumah Kaca (GRK) terbesar ketujuh di dunia, dengan total emisi mencapai 1,24 gigaton setara karbon dioksida (Gt CO2e).
Sektor transportasi menyumbang 159 juta ton CO2 atau sekitar 94,69 persen, di antaranya berasal dari transportasi darat.
Menurut Fredi, diperlukan strategi untuk mengurangi emisi sektor transportasi termasuk transportasi barang. Salah satunya, melalui strategi ‘Shift’ atau melalui peralihan penggunaan moda ke moda transportasi yang lebih ramah lingkungan, salah satunya Moda KA.
Ia menegaskan, moda kereta api memiliki peran strategis dalam mendukung penerapan green logostics di sektor transportasi.
Baca juga : Transaksi Judol Turun 50 Persen, Menkominfo Konsisten Terapkan 2 Kebijakan Tegas
"Satu rangkaian kereta api kontainer mampu mengangkut hingga 30 gerbong datar, setara dengan 60 truk berkapasitas 20 ton,” ungkapnya.
Dengan beralih ke moda transportasi kereta api, KAI tidak hanya membantu mengurangi emisi karbon, tetapi juga menjaga infrastruktur jalan dengan mengurangi beban berlebih.
“Pada sisi ekonomi, juga menekan biaya pemeliharaan jalan," jelas Fredi.
Komitmen green logostics telah mendapatkan tanggapan positif dari para pelaku usaha, yang semakin serius dalam memanfaatkan moda transportasi kereta api sebagai solusi logistik yang lebih ramah lingkungan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya