Dark/Light Mode

Rapat Soal Sritex, Pemerintah Komit Jaga Industri Tekstil Dalam Negeri

Selasa, 29 Oktober 2024 17:31 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (Foto: Setpres)
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (Foto: Setpres)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto menggelar Rapat Terbatas dengan sejumlah menteri terkait perkembangan industri tekstil dalam negeri, di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (29/10/2024). Usai rapat, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan, Pemerintah berkomitmen untuk menjaga kelangsungan industri tekstil dalam negeri yang tengah menghadapi tantangan.

"Beliau (Prabowo) ingin update mengenai situasi terkini, mengenai situasi industri tekstil, salah satunya Sritex. Arahan beliau agar perusahaan tetap berjalan," ucap Airlangga.

Baca juga : Selamatkan Sritex, Kemenperin Siapkan Opsi Dana Talangan

Mengenai status pailit Sritex, Airlangga mengatakan, Pemerintah akan berkoordinasi dengan kurator terlebih dahulu.

"Nanti dilihat dulu, karena sekarang statusnya ada kurator. Tentu harus ada pembicaraan dengan kurator," ujarnya.

Baca juga : Banteng Minta Pemerintah Kendalikan Deflasi

Pada kesempatan yang sama, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menekankan, Pemerintah memastikan tidak terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK) di Sritex. Yassierli mengatakan, Pemerintah menginstruksikan agar industri tekstil tetap berproduksi.

"Kita minta agar semua karyawan tetap tenang, karena Pemerintah akan memberikan solusi yang terbaik buat mereka. Kondisi saat ini masih dalam proses hukum, kita lihat dan langkah-langkah selanjutnya," ucapnya.

Baca juga : Cawalkot Cilegon Gelar Pelatihan Kompetensi Industri Bagi Puluhan Warga

Dia menekankan bahwa Pemerintah akan terus memperhatikan perlindungan tenaga kerja di industri tekstil dalam negeri tersebut. Selain itu, dia memastikan, hak-hak para pekerja tetap terpenuhi.

"Saya lebih concern terkait ketenagakerjaan untuk memastikan semua hak-hak dari para pekerja di Sritex tetap terpenuhi. Kemarin saya sudah mengutus Wakil Menteri Ketenagakerjaan untuk ke sana dan insya Allah menggembirakan dan hasilnya baik," ucap Yassierli.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.