Dark/Light Mode

Menteri Bahlil Kasih Sinyal

Subsidi BBM Untuk Ojol Bisa Pakai Skema UMKM

Kamis, 5 Desember 2024 07:05 WIB
Menteri Bahlil Kasih Sinyal Subsidi BBM Untuk Ojol Bisa Pakai Skema UMKM

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah masih mengkaji pemberian subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) bagi pengemudi ojek online (ojol). Namun, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memberi sinyal, nantinya pengemudi ojol bisa menggunakan skema Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) agar bisa mendapatkan BBM bersubsidi.

“OJOL itu akan masuk dalam kategori UMKM,” kata Bahlil di Jakarta, Rabu (4/12/2024).

Menurut Ketua Umum Partai Golkar itu, saat ini pihaknya sedang melakukan kajian untuk membedakan kendaraan milik ojol dan yang bukan. Pasalnya, skema subsidi BBM awalnya hanya diberikan bagi transportasi dengan kendaraan berpelat nomor kuning atau transportasi publik.

Sedangkan skema pemberian subsidi BBM untuk UMKM ini akan dilakukan melalui insentif atau pengurangan harga barang, bukan melalui Bantuan Lang­sung Tunai (BLT).

Baca juga : Penurunan Bunga Pinjol Perlu Dievaluasi Berkala

“Semua UMKM itu kemung­kinan besar akan disubsidikan secara bahan,” katanya.

Bahlil mengaku, pihaknya saat ini masih menunggu pemadanan data yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS), sebagai lan­dasan satu data formulasi subsidi BBM dan listrik tepat sasaran.

“Kalau sudah selesai, kami akan umumkan,” kata Bahlil.

Sebelumnya, Bahlil menyatakan Pemerintah sedang me­nyiapkan tiga opsi skema pe­nyaluran subsidi BBM dan tarif listrik agar tepat sasaran.

Baca juga : Hore, KJP Dan KJMU Tahap II Cair Besok

Pertama, mengalihkan selu­ruh subsidi BBM menjadi BLT. Kedua, mempertahankan sub­sidi BBM dalam bentuk barang untuk seluruh transportasi dan fasilitas umum. Ini dilakukan untuk menahan laju inflasi, se­mentara sebagian besar subsidi untuk masyarakat dialihkan ke dalam bentuk BLT. Ketiga, menaikkan harga BBM subsidi.

Pengamat ekonomi energi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Fahmy Radhi mengatakan, pengemudi ojol sebagian besar termasuk dalam golongan eko­nomi lemah.

“Jika pengemudi ojol dilarang pakai BBM bersubsidi, tentu akan sangat membebani eko­nomi mereka. Ini berbahaya bagi perekonomian nasional juga,” kata Fahmy kepada Rakyat Merdeka, Rabu (4/12/2024).

Selain itu, kata dia, jika ojol dilarang menggunakan BBM bersubsidi, bisa berdampak ke­pada biaya operasional.

Baca juga : Momen Kebangkitan Spurs

“Kalau biaya operasional ojol membengkak, mereka akan menaikkan tarif. Ini akan mem­beratkan masyarakat sebagai konsumen. Biaya transportasi masyarakat akhirnya ikut mem­bengkak,” tutur Fahmy. NOV

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 10, edisi Kamis, 5 Desember 2024 dengan judul "Menteri Bahlil Kasih Sinyal, Subsidi BBM Untuk Ojol Bisa Pakai Skema UMKM"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.