Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Menteri Bahlil Kasih Sinyal
Subsidi BBM Untuk Ojol Bisa Pakai Skema UMKM
Kamis, 5 Desember 2024 07:05 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah masih mengkaji pemberian subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) bagi pengemudi ojek online (ojol). Namun, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memberi sinyal, nantinya pengemudi ojol bisa menggunakan skema Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) agar bisa mendapatkan BBM bersubsidi.
“OJOL itu akan masuk dalam kategori UMKM,” kata Bahlil di Jakarta, Rabu (4/12/2024).
Menurut Ketua Umum Partai Golkar itu, saat ini pihaknya sedang melakukan kajian untuk membedakan kendaraan milik ojol dan yang bukan. Pasalnya, skema subsidi BBM awalnya hanya diberikan bagi transportasi dengan kendaraan berpelat nomor kuning atau transportasi publik.
Sedangkan skema pemberian subsidi BBM untuk UMKM ini akan dilakukan melalui insentif atau pengurangan harga barang, bukan melalui Bantuan Langsung Tunai (BLT).
Baca juga : Penurunan Bunga Pinjol Perlu Dievaluasi Berkala
“Semua UMKM itu kemungkinan besar akan disubsidikan secara bahan,” katanya.
Bahlil mengaku, pihaknya saat ini masih menunggu pemadanan data yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS), sebagai landasan satu data formulasi subsidi BBM dan listrik tepat sasaran.
“Kalau sudah selesai, kami akan umumkan,” kata Bahlil.
Sebelumnya, Bahlil menyatakan Pemerintah sedang menyiapkan tiga opsi skema penyaluran subsidi BBM dan tarif listrik agar tepat sasaran.
Baca juga : Hore, KJP Dan KJMU Tahap II Cair Besok
Pertama, mengalihkan seluruh subsidi BBM menjadi BLT. Kedua, mempertahankan subsidi BBM dalam bentuk barang untuk seluruh transportasi dan fasilitas umum. Ini dilakukan untuk menahan laju inflasi, sementara sebagian besar subsidi untuk masyarakat dialihkan ke dalam bentuk BLT. Ketiga, menaikkan harga BBM subsidi.
Pengamat ekonomi energi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Fahmy Radhi mengatakan, pengemudi ojol sebagian besar termasuk dalam golongan ekonomi lemah.
“Jika pengemudi ojol dilarang pakai BBM bersubsidi, tentu akan sangat membebani ekonomi mereka. Ini berbahaya bagi perekonomian nasional juga,” kata Fahmy kepada Rakyat Merdeka, Rabu (4/12/2024).
Selain itu, kata dia, jika ojol dilarang menggunakan BBM bersubsidi, bisa berdampak kepada biaya operasional.
Baca juga : Momen Kebangkitan Spurs
“Kalau biaya operasional ojol membengkak, mereka akan menaikkan tarif. Ini akan memberatkan masyarakat sebagai konsumen. Biaya transportasi masyarakat akhirnya ikut membengkak,” tutur Fahmy. NOV
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 10, edisi Kamis, 5 Desember 2024 dengan judul "Menteri Bahlil Kasih Sinyal, Subsidi BBM Untuk Ojol Bisa Pakai Skema UMKM"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya