Dark/Light Mode

Tahun Depan, Ekonomi Diprediksi Tumbuh 5 Persen

Senin, 16 Desember 2024 08:00 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto: Dok. Kemenko Perekonomian)
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto: Dok. Kemenko Perekonomian)

 Sebelumnya 
Guna menjaga pertumbuhan tersebut, Pemerintah akan terus mempertahankan inflasi di kisaran 1,5-3,5 persen. Adapun inflasi pada November 2024 sebesar 1,55 persen year-on-year dan termasuk yang terendah di dunia.

Selain inflasi yang masih rendah, konsumsi masyarakat juga tetap terjaga dan ekspor menunjukkan tren yang meningkat. Tercatat, neraca perdagangan Indonesia mencapai surplus 54 bulan berturut-turut pada Oktober 2024.

Kemudian, Pemerintah juga telah menyusun APBN 2025 dengan baik. “APBN 2025 disusun dengan asumsi perkembangan dan proyeksi ekonomi tahun 2025 yang dinamis dan penuh ketidakpastian geopolitik,” ujar Sri Mulyani.

Baca juga : Transformasi Teknologi Digenjot Di Level Publik

Adapun dalam APBN 2025, pendapatan negara ditargetkan mencapai Rp 3.005,1 triliun. Pemerintah akan mengandalkan perpajakan, bea cukai, dan pendapatan negara bukan pajak (PNBP) untuk mencapai target tersebut.

Sementara itu, Pemerintah menganggarkan belanja negara di 2025 sebesar Rp 3.621,3 triliun. Rinciannya, untuk belanja pemerintah pusat sebesar Rp 2.701,4 triliun dan transfer ke daerah Rp 919,9 triliun.

Direktur Utama PT Bank Mandiri Darmawan Junaidi mengungkap ada 7 sektor ‘new money’ atau menghasilkan uang baru yang berpotensi mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia 8 persen di tahun 2029. Ketujuh sektor tersebut adalah hilirisasi tambang, energi, industri manufaktur, perdagangan, kesehatan, pertanian, dan pariwisata.

Baca juga : Bocoran Romy Cuma Isapan Jempol Doang

“Dengan proyeksi total investasi 2025-2029 sebesar lebih dari Rp 7,500 triliun,” urai Darmawan.

Prediksinya, pertumbuhan ekonomi Indonesia akan menyentuh 8 persen di tahun 2029 dengan nilai Pendapatan Domestik Bruto (PDB) riil mencapai Rp 17,996 triliun.

“Berdasarkan sumber Office of Chief Economist Bank Mandiri, pertumbuhan ekonomi 8 persen akan terjadi di tahun 2029 dengan nilai PDB riil Rp 17,996 triliun,” ungkap Darmawan.

Baca juga : Nggak Puas, Pilwalkot Bekasi Berakhir Di MK

Ekonom Center of Reform on Economics (Core) Indonesia Yusuf Rendy Manilet mengatakan, sebenarnya target pertumbuhan di atas 6 persen sudah dilakukan di era Joko Widodo. Namun, pertumbuhan ekonomi kita masih di level 5 persen.“Tentu ini menjadi tantangan tersendiri, terutama jika Pemerintah ingin mencapai target pertemuan ekonomi 8 persen dalam beberapa tahun ke depan,” ulas Yusuf saat dihubungi, tadi malam.

Jika dilihat dari komponen lapangan usaha saat ini, kata dia, pemerintah bisa mengetahui industri manufaktur merupakan komponen penyumbang terbesar dalam pembentukan PDB. Kalau bicara dari sisi lapangan usaha, Pemerintah harus mendorong revitalisasi industri dalam negeri. Tak kalah pentingnya, Pemerintah harus menggenjot investasi.

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Senin, 16 Desember 2024 dengan judul Tahun Depan, Ekonomi Diprediksi Tumbuh 5 Persen

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.