Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Harga MinyaKita Melambung
Pelaku Usaha Nakal Bakal Dikenai Sanksi
Kamis, 19 Desember 2024 07:25 WIB
Sebelumnya
Terpisah, Direktur Bisnis Perum Bulog Febby Novita menyatakan kesiapan pihaknya mendistribusikan MinyaKita ke masyarakat, bila mendapat surat penugasan resmi dari Pemerintah. Mereka memastikan akan mendistribusikan minyak goreng subsidi itu dengan baik agar harganya tetap terkontrol.
“Kami masih menunggu penugasan resmi. Dari kemarin, sudah banyak yang bekerja sama, mereka memberikan kuota kepada Bulog untuk didistribusikan. Kalau kami mendapat penugasan dari Pemerintah, kami siap,” ujarnya.
Sebelumnya, Ketua DPR Puan Maharani juga menyoroti kenaikan harga MinyaKita dan kelangkaannya. Dia juga telah mewanti-wanti Pemerintah, segera mengatasi persoalan itu agar tak berdampak ke komoditas lain.
Baca juga : Gerakan Indonesia Bugar Dapat Dukungan Senayan
“Kalau tidak diatasi secepat mungkin, masalah minyak goreng ini bisa berdampak ke mana-mana. Biasanya kenaikan harga produk akan mempengaruhi harga komoditas lain. Lagi-lagi rakyat yang akan terbebani, dan itu harus kita hindari,” tegasnya.
Puan juga meminta anggota DPR turut memantau perkembangan minyak goreng bersubsidi dan komoditas masyarakat di pasaran. Sebab, hasil pengawasan Dewan akan menjadi bahan evaluasi bersama pihak Pemerintah.
Di media sosial X, pembahasan netizen soal MinyaKita, juga tidak pernah sepi. Sebab, hal tersebut berkaitan langsung dengan kehidupan dan perekonomian masyarakat.
Baca juga : Ratusan Wilayah Alami Banjir Dan Pohon Tumbang
“Saran saja buat Pemerintah, nggak usah ngomongin cadangan devisa, suku bunga, hingga pajak kendaraan deh. Cara gampang bikin emak-emak happy itu, gampang kok. Pemerintah cukup bikin harga MinyaKita stabil,” cuit akun @benimulyadi291.
“Iya woy. Sekelas MinyaKita dari Rp 15 ribu sekarang sudah menuju Rp 20 ribu. Telor juga latah nih, minggu kemarin beli masih 24 ribu, sekarang harganya manteng di Rp 30 ribu per kg. Itu ayam pada makannya beras ketan ya?” sindir akun @tiniwiniibitii.
Senada, akun @monmaap09 juga mengeluhkan mahal dan langkanya MinyaKita dipasaran.
Baca juga : Tottenham Hotspur Vs Man. United, Aroma Balas Dendam
“Minyak goreng yang PPN-nya ditanggung Pemerintah, hanya MinyaKita doang. Tapi, kalau pelaku usahanya nakal, meski ditanggung harga MinyaKita mulai menyamai harga minyak goreng premium,” imbuhnya.
“Udah sih, jadikan saja Bulog sebagai distributor tunggal MinyaKita. Biar nggak lagi permainan pedagang-pedagang nakal,” usul akun @siloloyyy.
“Langkah pemerintah mengalihkan distribusi MinyaKita ke Bulog, diharapkan mampu menjawab permasalahan distribusi yang selama ini menjadi kendala, terutama di daerah-daerah terpencil,” timpal akun @dimas_satura. [SSL]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya