Dark/Light Mode

Kejar Pertumbuhan 8 Persen

Arsjad Ajak Diaspora Belanda Jadi Mentor Pengusaha Indonesia

Jumat, 7 Februari 2025 11:15 WIB
Inisiator Gen8 Arsjad Rasjid mengajak diaspora Indonesia di Belanda untuk menjadi mentor bagi pengusaha muda tanah air.
Inisiator Gen8 Arsjad Rasjid mengajak diaspora Indonesia di Belanda untuk menjadi mentor bagi pengusaha muda tanah air.

RM.id  Rakyat Merdeka - Diaspora Indonesia memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Dalam upaya mencapai target pertumbuhan ekonomi 8 persen, inisiator Gen8 Arsjad Rasjid mengajak diaspora Indonesia di Belanda untuk menjadi mentor bagi pengusaha muda tanah air.

Seruan ini disampaikan Arsjad dalam diskusi yang dihadiri lebih dari 100 mahasiswa dan profesional asal Indonesia di Belanda.

Dia juga menyoroti pentingnya peran diaspora dalam membangun ekosistem kewirausahaan yang kuat.

Baca juga : BUMN Jadi Motor Penggerak Ekonomi

Arsjad menekankan bahwa dengan keahlian dan jaringan internasional yang luas, diaspora dapat membuka akses pasar global bagi wirausaha Indonesia.

"Menjadi nasionalis tidak berarti harus selalu tinggal di dalam negeri. Justru, dengan keahlian dan jaringan yang luas, diaspora bisa membuka pintu bagi wirausaha Indonesia untuk berkembang di pasar internasional," ujar Arsjad yang juga CEO Indika Energy dalam keterangan tertulis, Jumat (7/2/2025).

Dalam kunjungannya ke Belanda, Arsjad memperkenalkan konsep Gen8, sebuah komunitas yang menghubungkan pengusaha muda, profesional, dan diaspora untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi Indonesia melalui mentorship, investasi, dan kolaborasi bisnis global.

Baca juga : Kakek Presiden Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

Menurutnya, berbagi pengalaman dan membuka peluang akses pasar internasional adalah kunci dalam menciptakan ekosistem kewirausahaan yang lebih kuat di Indonesia.

Acara ini menjadi langkah awal dalam membangun sinergi antara diaspora dan pengusaha muda tanah air guna memperkuat jejaring global demi pertumbuhan ekonomi nasional.

Sebelum mengunjungi Belanda, Arsjad menghadiri World Leaders Summit on Children's Rights 2025 di Vatikan, di mana ia berdiskusi dengan tokoh dunia seperti Ratu Rania dan Presiden FIFA Gianni Infantino.

Baca juga : Kejar Target Pertumbuhan 8 Persen, Ekonom: Investasi Jadi Faktor Kunci

Dalam forum tersebut, ia menegaskan bahwa Pancasila dapat menjadi model kebijakan global, khususnya dalam menciptakan sistem perlindungan anak yang lebih baik di seluruh dunia. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.