Dark/Light Mode

Hijaukan Pesisir, PNM Bersama Relawan Bakti BUMN Tanam 1.000 Mangrove

Selasa, 18 Februari 2025 15:55 WIB
PT PNM bersama para relawan RBB melaksanakan berbagai kegiatan sosial yang bermanfaat untuk meningkatkan kualitas pendidikan, ekonomi, dan lingkungan hidup di Desa Towale, Kecamatan Banawa Tengah, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. Foto: Istimewa
PT PNM bersama para relawan RBB melaksanakan berbagai kegiatan sosial yang bermanfaat untuk meningkatkan kualitas pendidikan, ekonomi, dan lingkungan hidup di Desa Towale, Kecamatan Banawa Tengah, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. Foto: Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka - Program Relawan Bakti BUMN (RBB) adalah inisiatif kolaborasi antara BUMN yang bertujuan untuk mencapai sasaran program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan di seluruh Indonesia.

Pada kesempatan kali ini, PT PNM bersama para relawan RBB melaksanakan berbagai kegiatan sosial yang bermanfaat untuk meningkatkan kualitas pendidikan, ekonomi, dan lingkungan hidup di Desa Towale, Kecamatan Banawa Tengah, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah.

Baca juga : Dukung Keberlanjutan, ACC Tanam 1.000 Mangrove Di Bali

Salah satu program unggulan dalam kegiatan ini adalah penanaman 1.000 pohon mangrove di Desa Towale. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mitigasi pencegahan abrasi pantai, yang penting untuk menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir.

Mangrove dikenal efektif mengurangi intensitas angin laut dan terbukti mampu menghalangi gelombang tsunami yang dapat merusak wilayah pesisir.

Baca juga : BUMN Jadi Motor Penggerak Ekonomi

“Penanaman mangrove adalah solusi berkelanjutan untuk mengatasi abrasi pantai dan menjaga kelestarian ekosistem pesisir. Kami melibatkan masyarakat dalam setiap langkah, mulai dari pelaksanaan hingga pemeliharaan pohon mangrove, agar program ini dapat berkelanjutan. Saya berharap, dengan ekosistem mangrove yang sehat, desa ini bisa berkembang menjadi destinasi ekowisata yang mendukung perekonomian lokal dan menciptakan lapangan kerja," ujar Direktur Utama PT PNM, Arief Mulyadi dalam keterangannya, Selasa (18/2/2025).

Kegiatan ini juga sejalan dengan komitmen PT PNM dalam mendukung tiga pilar pembangunan utama: ekonomi, sosial, dan lingkungan.

Baca juga : Lindungi Pesisir Utara Jawa, Prabowo Akan Bangun Tanggul Laut 700 Km

Program ini juga berkontribusi pada pencapaian 17 Indikator Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya yang berkaitan dengan isu lingkungan seperti penghijauan, abrasi, polusi, dan risiko bencana pesisir.

Melalui program ini, PNM terus berupaya memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat pesisir dan meninggalkan warisan lingkungan yang berkelanjutan untuk generasi mendatang.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :