Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Dapat Jatah 185 Ribu Calon Jamaah Haji 2025, BSI Optimalisasi Layanan
Jumat, 21 Februari 2025 20:00 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mendapat sebanyak 185 ribu calon jamaah haji Indonesia yang menabung di BSI, dari total kuota haji Indonesia 2025 sebanyak 221 ribu jamaah.
Untuk itu, BSI telah mempersiapkan layanan optimal untuk calon jamaah haji yang akan melakukan pelunasan biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) periode 1446 Hijriah.
Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna, salah satu persiapan yang dilakukan dengan mempermudah berbagai layanan untuk pelunasan haji nasabah.
“Termasuk melalui seluruh kantor cabang BSI, Net Banking, BSI Mobile dan BSI Agen yang jumlahnya mencapai lebih dari 113 ribu agen,” ujar Anton di Jakarta, Jumat (21/2/2025).
Baca juga : BSI Proyeksi 185 Ribu Jamaah Haji Berangkat Tahun Ini
Adapun, Pemerintah melalui Kementerian Agama RI telah mengumumkan periode pelunasan haji tahap I pada 14 Februari-14 Maret 2025, dan tahap II pada 24 Maret-17 April 2025.
BSI telah menyiapkan layanan untuk memfasilitasi pelunasan haji para jamaah. Mulai dari kantor cabang, BSI Net maupun agen laku pandai BSI Agen dan BSI Mobile.
“Persiapan dan kesiapan jaringan sudah dilakukan. Kami ingin proses pelunasan haji dapat dilakukan dengan aman dan mudah dijangkau masyarakat,“ kata Anton.
Tahun ini, jumlah nasabah tabungan haji yang berhak lunas Tahap I di BSI mencapai 164.905 jamaah atau sekitar 81 persen dari total jamaah haji Indonesia.
Baca juga : HBKN Natal 2024 Dan Tahun Baru 2025 Kerek Inflasi Di Jakarta
Dari sisi geografisnya, nasabah berhak lunas tabungan haji BSI terbanyak berada di Kabupaten Bogor, disusul DKI Jakarta, Kabupaten Sidoarjo, Kota dan Kabupaten Bekasi, serta Kabupaten Bandung.
Perseroan memproyeksikan peningkatkan sebanyak 2 juta akun tabungan haji menjadi 7,6 juta Number of Account (NoA) pada 2025.
Sejalan dengan proyeksi kenaikan tersebut, BSI membidik kenaikan Dana Pihak Ketiga (DPK) dari tabungan haji sebesar 45,5 persen (year on year/yoy) menjadi Rp 21,1 triliun pada akhir 2025.
Untuk nasabah yang menjadi calon jemaah haji bisa melunasi biaya BPIH-nya melalui BSI Mobile melalui langkah-langkah mulai dari buka aplikasi BSI Mobile, Login, Pilih menu ‘Bayar’ lalu menu ‘Haji dan Umroh,’ pilih menu ‘Pelunasan Haji’ lalu pilih nomor rekening yang akan dijadikan sumber pembayaran.
Baca juga : Gaet Jamkrida DKI Dan Jamkrida Jabar, BSI Perkuat Inklusi Keuangan Syariah
Selanjutnya, masukkan nomor porsi yang akan dilunasi lalu masukkan nomor Pin BSI Mobile. Konfirmasi data, dan apabila telah sesuai klik ‘Selanjutnya.’ Transaksi berhasil, nomor porsi telah dilakukan pelunasan, dan nasabah menerima resi pelunasan haji.
Sementara itu, berdasarkan informasi yang disampaikan pemerintah bahwa biaya BPIH reguler jamaah haji Indonesia sebesar Rp 89.410.258. Adapun besaran Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) yang dibayarkan oleh jamaah berbeda-beda sesuai embarkasi.
Besaran Bipih Jamaah haji meliputi: Embarkasi Aceh sebesar Rp 46.922.333. Embarkasi Medan sebesar Rp 47.976.531. Embarkasi Batam sebesar Rp 54.331.751. Embarkasi Padang sebesar Rp 51.781.751. Embarkasi Palembang sebesar Rp 54.411.751.
Lalu Embarkasi Jakarta (Pondok Gede dan Bekasi) sebesar Rp 58.875. 751. Embarkasi Solo sebesar Rp 55.478.501. Embarkasi Surabaya sebesar Rp 60.955.751. Embarkasi Balikpapan sebesar Rp 57.235.421. Embarkasi Banjarmasin sebesar Rp 59.331.751. Embarkasi Makassar sebesar Rp 57.670.921. Embarkasi Lombok sebesar Rp 56.764.801, serta Embarkasi Kertajati sebesar Rp 58.875.751.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya