Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Sambut Danantara, Bank Mandiri Dukung Konsolidasi BUMN Dukung Pertumbuhan Ekonomi
Selasa, 25 Februari 2025 20:38 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk berharap, pembentukan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) dapat menjadi katalis utama dalam mempercepat industrialisasi, meningkatkan daya saing nasional, serta mendorong pencapaian target pembangunan Pemerintah.
“Bank Mandiri terus berkomitmen untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional melalui penguatan ekosistem Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan optimalisasi aset strategis negara,” ujar Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi di Jakarta, Selasa (25/2/2025).
Sebagai agen pembangunan, Bank Mandiri memandang BPI Danantara sebagai langkah strategis dalam memastikan optimalisasi sumber daya nasional yang lebih efisien dan produktif.
Dengan pendekatan yang terintegrasi, Danantara diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah industri nasional, memperkuat sinergi antar-BUMN. Serta, mengakselerasi hilirisasi sektor-sektor strategis yang menjadi kunci pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
Darmawan menegaskan, inisiatif ini akan memperkuat ekosistem ekonomi yang lebih solid dan berdaya saing di tingkat global.
Baca juga : Hipmi: Danantara Mesin Baru Penggerak Ekonomi
“Sejalan dengan tujuan pembentukan BPI Danantara untuk mengkonsolidasikan seluruh kekuatan ekonomi yang dimiliki oleh BUMN,” katanya.
Bank Mandiri juga berkomitmen untuk terus meningkatkan sinergi Mandiri Group untuk menyongsong Indonesia Emas 2045, dengan mendorong pelaksanaan program strategis nasional nasional dan pencapaian target pembangunan Pemerintah.
BPI Danantara dibentuk untuk mengonsolidasikan berbagai aset strategis nasional dalam satu entitas yang lebih terintegrasi dan efisien.
“Dengan strategi ini, pengelolaan aset negara dapat dioptimalkan guna meminimalkan ketergantungan terhadap ekspor bahan mentah dan mempercepat industrialisasi berbasis nilai tambah,” sebut Darmawan.
Salah satu prioritas utama yang diemban oleh BPI Danantara adalah mendukung industrialisasi nasional melalui strategi hilirisasi.
Baca juga : BTN Targetkan Kinerja Kredit Dan DPK, Solid Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi
Dengan mengurangi ekspor bahan mentah dan meningkatkan pengolahan di dalam negeri, Danantara diharapkan dapat menciptakan dampak ekonomi yang lebih luas, meningkatkan daya saing industri, serta mendorong penciptaan lapangan kerja bagi generasi muda Indonesia.
Darmawan menambahkan, sebagai salah satu institusi terbesar di Indonesia, Bank Mandiri siap berperan aktif dalam mengimplementasi kebijakan Danantara melalui berbagai layanan keuangan.
Antara lain, dengan menyediakan akses pendanaan yang lebih terarah dan efisien, Bank Mandiri turut berperan dalam mewujudkan transformasi ekonomi nasional yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
“Kami berharap, ke depan Bank Mandiri dapat terus berkontribusi dalam membangun perekonomian dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat Indonesia, sekaligus memperkuat posisi Indonesia di tingkat global yang sejalan dengan Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045,” ucap Darmawan.
Hal ini selaras dengan pidato peresmian BPI Danantara di Istana Negara, Jakarta, Senin (24/2), Presiden Prabowo Subianto, menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan entitas ini.
Baca juga : Prabowo Luncurkan Danantara, Kawendra: Langkah Menuju Kemandirian Ekonomi RI
Prabowo menegaskan, Danantara harus dikelola secara profesional, transparan, dan dapat diaudit setiap saat oleh lembaga yang berwenang, sehingga aset negara dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat.
Presiden juga menyoroti bahwa Danantara bukan sekadar entitas bisnis, melainkan simbol komitmen negara dalam membangun ekosistem ekonomi yang mandiri dan berdaulat. Perusahaan yang kompetitif, profesional, dan terintegrasi dalam ekonomi global.
Ia ingin melihat lebih banyak BUMN Indonesia masuk dalam daftar Global Fortune 500.
“Membuktikan bahwa Indonesia bukan sekadar pengikut, tapi Indonesia juga dapat menjadi pelopor dan pemimpin dalam perekonomian dunia,” kata Prabowo.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya