Dark/Light Mode

Mantan Dubes Polandia Puji Pemerintah: Danantara Perlihatkan Keampuhannya!

Selasa, 25 Maret 2025 04:23 WIB
Chief Executive Officer (CEO) Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) Rosan Roeslani, Chief Investment Officer (CIO) Pandu Sjahrir, Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono, Dewan Pengawas Muliaman Hadad dan Chief Operational Officer (COO) Dony Oskaria foto bersama saat pengumuman susunan lengkap pengurus BPI Danantara di Jakarta, Senin (24/3/2025). (Foto : Rakyat Merdeka)
Chief Executive Officer (CEO) Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) Rosan Roeslani, Chief Investment Officer (CIO) Pandu Sjahrir, Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono, Dewan Pengawas Muliaman Hadad dan Chief Operational Officer (COO) Dony Oskaria foto bersama saat pengumuman susunan lengkap pengurus BPI Danantara di Jakarta, Senin (24/3/2025). (Foto : Rakyat Merdeka)

RM.id  Rakyat Merdeka - Mantan Duta Besar (Dubes) RI untuk Polandia, Peter Frans Gontha mengapresiasi pemerintah dan Dewan Direksi Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia). 

Dalam unggahan media sosial Instagram miliknya @petergontha pada Senin (24/3) malam, ia menilai bahwa Danantara diatur oleh dewan direksi yang jelas sehingga tidak ada siapapun yang berani 'main-main'.

Dengan demikian, ia juga mengucapkan selamat kepada pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto. 

"Akhirnya Danantara memperlihatkan keampuhannya. Dewan direksi jelas! Tidak ada lagi yang berani main-main, siapapun dia! Selamat kepada Pemerintah," katanya. 

Baca juga : Intip Profil 4 Srikandi Danantara, Ada Febriany Eddy dan Ivy Santoso

"Jelas! Semua jelas sekarang! Puji syukur, Alhamdulillah! Terima kasih Tuhan selamatkan dari tangan-tangan jahil!" tambahnya. 

Hal itu ia ungkapkan usai CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani mengumumkan daftar pengurus badan yang dibentuk untuk menggenjot perekonomian Indonesia tersebut.

Terdapat 38 pengurus yang terdiri dari Dewan Direksi, Pengawas, Pengarah, Penasihat, hingga Pelaksana Danantara. Mereka merupakan para ahli di bidang masing-masing yang telah melewati proses seleksi ketat.

Dalam struktur pengurus yang dirilis, dua mantan Presiden Indonesia—Joko Widodo dan Susilo Bambang Yudhoyono—didaulat menjadi anggota dewan pengarah Dana Abadi Nusantara.

Baca juga : Rosan Pastikan Pengurus Danantara Berintegritas, Cek Nama-Namanya Di Sini

Nama-nama internasional seperti Ray Dalio, legenda investasi dan pendiri hedge fund terbesar di dunia Bridgewater, ekonom ternama dunia Jeffrey Sachs, dan mantan Perdana Menteri Thailand sekaligus miliarder negara itu Thaksin Shinawatra juga turut bergabung sebagai penasihat.

Rosan memastikan saat mengumumkan itu bahwa tidak ada nama titipan dari pihak manapun dalam jajaran pengurus Danantara.

“Kami pastikan tidak ada satu pun dari nama-nama tersebut yang merupakan nama titipan,” tegas Rosan.

Rosan juga menegaskan pentingnya langkah tepatdalam eksekusi strategi Danantara Indonesia. Menurutnya, tim yang telah terpilih tidak hanya memiliki pengalaman, profesionalisme, dan kompetensi tinggi, tetapi juga siap untuk menghadapi tantangan dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi nasional secara berkelanjutan.

Baca juga : Istana Tegaskan Komitmen Pemerintah Dukung Kebebasan Pers

“Harapan publik akan Danantara Indonesia sangat tinggi, sehingga sejak hari pertama tim ini harus segera bekerja untuk mewujudkan visi besar kami. Dengan telah terpilihnya jajaran eksekutif Danantara Indonesia dan seluruh proses pemindahan operasional (inbreng) BUMN yang telah selesai, Danantara Indonesia berkomitmen menjadi mesin pertumbuhan ekonomi baru dengan prinsip trust, transparency, dan
transformation. Dengan sinergi dan kerja keras, kami yakin dapat memberikan dampak seluas-luasnya bagi perekonomian Indonesia,” ujar Rosan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.