Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kuswiyoto Gantikan Chatib Basri Jadi Komisaris Utama Bank Mandiri
Selasa, 25 Maret 2025 20:55 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Tak hanya mengalami perubahan dari sisi direksi, jajaran komisaris PT Bank Mandiri (Persero) Tbk juga mengalami perubahan kepengurusan. Chatib Basri diberhentikan dari Komisaris Utama Bank Mandiri, dan digantikan Kuswiyoto, mantan Direktur Utama PT Pegadaian (Persero).
Selain Chatib, sejumlah nama Tedi Bharata, Arif Budimanta, Loeke Larasati Agoestina, Faried Utomo, Muliadi Rahardja, Heru Kristiyana, dan Rionald Silaban juga diberhentikan dari posisi Komisaris.
Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi meyakini, keputusan pemegang saham ini akan mampu membawa Bank Mandiri semakin berperan dalam mempercepat pertumbuhan nasional untuk Indonesia yang lebih maju.
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) juga menetapkan 78 persen dari laba bersih konsolidasi tahun 2024 atau senilai Rp 43,51 triliun sebagai dividen yang akan dibagikan kepada pemegang saham.
Sementara itu, 22 persen sisanya ditetapkan sebagai laba ditahan untuk memperkuat struktur permodalan dan mendorong pengembangan usaha ke depan.
“Dari nilai dividen tersebut, sebanyak Rp 22,62 triliun akan disetorkan kepada negara atas kepemilikan 52 persen saham Bank Mandiri,” tuturnya dalam RUPST di Jakarta, Selasa (25/3/2025).
Dengan rincian, besaran dividen per lembar saham atau dividen per share bank berkode emiten BMRI ini mencapai sekitar Rp 466,18, meningkat 31,71 persen secara year on year (yoy).
Baca juga : Prabowo Antar Sekjen Partai Komunis Vietnam Hingga Tangga Pesawat
Sepanjang tahun 2024, Bank Mandiri berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp 55,8 triliun dengan kualitas aset yang terus mengalami perbaikan.
Darmawan menyampaikan, besaran dividen tersebut mencerminkan komitmen manajemen Bank Mandiri untuk terus berkontribusi secara optimal dalam pembangunan nasional, serta memperkuat posisi sebagai mitra finansial utama pilihan nasabah.
"Keputusan ini juga menunjukkan dukungan kuat dari pemegang saham kepada manajemen untuk mengakselerasi rencana ekspansi bisnis perseroan," ujarnya.
Selain dividen, Darmawan menambahkan bahwa peran penting Bank Mandiri sebagai perusahaan BUMN juga tercermin dari kontribusi kepada penerimaan negara berupa pajak dan bukan pajak.
Pada tahun 2024, total kontribusi Bank Mandiri dalam bentuk pajak mencapai Rp 28,87 triliun, meningkat 8,47 persen secara yoy.
"Kontribusi Bank Mandiri terhadap pendapatan negara terus meningkat setiap tahun sejalan dengan perbaikan kinerja bisnis yang berkelanjutan," ujarnya.
Secara fundamental, besaran dividen tersebut telah mempertimbangkan posisi likuiditas serta struktur permodalan Bank Mandiri dalam mendukung rencana di tahun 2025.
Baca juga : Wali Kota Banjarbaru Mengundurkan Diri
Adapun setelah pembagian dividen, rasio kecukupan modal atau capital adequacy ratio (CAR) Bank Mandiri sampai dengan akhir tahun nanti diproyeksikan tetap kuat di kisaran level 19 persen-20 persen.
Bank berlogo pita emas ini optimis bahwa berbagai pengembangan serta inovasi digital yang tengah dijalankan dapat mendukung rencana bisnis berkelanjutan, termasuk mendorong fungsi intermediasi yang menjadi inti bisnis perseroan.
"Sejalan dengan momentum pertumbuhan ekonomi, kami optimis kinerja Bank Mandiri akan terus membaik,” yakinnya.
Ke depan, sambung Darmawan, Bank Mandiri akan terus memacu pengembangan bisnis dan layanannya, agar dapat memenuhi ekspektasi seluruh stakeholder perseroan.
Selain itu, RUPST Bank Mandiri turut menyetujui rencana pembelian kembali saham (buyback) senilai sebanyak-banyaknya Rp 1,17 triliun.
“Langkah ini merupakan bagian dari strategi perseroan untuk mengakselerasi keyakinan investor terhadap prospek jangka panjang Bank Mandiri yang ditopang oleh fundamental yang solid dan kinerja yang terus tumbuh,” ungkapnya.
Dengan demikian, susunan komisaris perseroan menjadi :
Baca juga : SeeJontor FC Rayakan Hari Jadi ke-3, Komit Terus Bantu Sesama
Komisaris Utama/Independen: Kuswiyoto
Wakil Komisaris Utama/Independen: Zainudin Amali
Komisaris: Muhammad Yusuf Ateh
Komisaris: Luky Alfirman
Komisaris: Yuliot
Komisaris Independen: Mia Amiati
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya