Dark/Light Mode

Pertamina EP Jatibarang Field Pamer Inovasi Hulu Migas Di Hadapan Mahasiswa Unhan

Sabtu, 17 Mei 2025 16:21 WIB
Pertamina EP (PEP) Jatibarang Field saat menerima kunjungan dari Universitas Pertahanan (Unhan). (Foto: Dok. Pertamina EP Jatibarang Field)
Pertamina EP (PEP) Jatibarang Field saat menerima kunjungan dari Universitas Pertahanan (Unhan). (Foto: Dok. Pertamina EP Jatibarang Field)

RM.id  Rakyat Merdeka - Dalam upaya memperkenalkan lebih dekat industri energi, khususnya hulu migas, sebagai bagian dari upaya ketahanan energi nasional, Pertamina EP (PEP) Jatibarang Field menerima kunjungan dari Universitas Pertahanan (Unhan). 

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDN) Fakultas Manajemen Pertahanan Unhan bertajuk ‘Sinergi Pemerintah, Swasta, dan Militer untuk Mendukung Kemandirian Energi.’ 

Senior Manager Pertamina EP Jatibarang Field Gondo Irawan menyampaikan, salah satu topik yang menarik perhatian mahasiswa adalah penggunaan metode cyclone untuk efisiensi produksi dan pemisahan fluida. 

Metode cyvlone dinilai paling efisien untuk kondisi lapangan saat ini, terutama dari sisi pemisahan awal fluida. 

Baca juga : Pertamina EP Targetkan Produksi 213 MBOEPD Di 2025

“Inovasi ini bagian dari upaya kami mendorong produksi berkelanjutan, yang tetap sejalan dengan target emisi rendah dalam mendukung komitmen Net Zero Emission (NZE) pada 2060 sesuai Paris Agreement,” ucapnya dalam keterangan resmi, Sabtu (17/5/2025). 

Kunjungan ini menjadi wadah sinergi antara dunia akademik dan industri energi dalam merumuskan strategi bersama untuk memperkuat ketahanan energi Indonesia, melalui pemanfaatan sumber daya alam secara optimal dan berkelanjutan. 

Kunjungan diawali dengan pemaparan profil PEP Jatibarang Field yang mencakup peran strategisnya dalam mendukung target produksi migas nasional.

Selanjutnya, dilakukan diskusi interaktif yang membahas berbagai inovasi teknologi unggulan yang diterapkan dalam operasi hulu migas, terutama upaya meningkatkan produksi, dan menekan laju penurunan alamiah.

Baca juga : Pertamina NRE Dan KLHK Kembangkan Bioetanol Dari Aren Di Garut

Pertamina EP Jatibarang Field juga memaparkan dua inovasi unggulan. Inovasi pertama menunjukkan metode reaktivasi sumur suspend JTB-055 untuk meningkatkan produksi dan sales gas, dari sebelumnya 2 juta standard kaki kubik (MMSCFD) menjadi 4,5 MMSCFD. Disusul, presentasi inovasi pemompaan PCP-Dobber yang sukses menurunkan potensi kehilangan produksi (loss production opportunity/LPO) dan berkontribusi pada efisiensi biaya dan penurunan emisi karbon dioksida. 

Wakil dekan I Unhan Laksamana TNI Yanda Dwira Firman Z mengapresiasi inovasi yang dilakukan Pertamina EP. 

“Inovasi ini memiliki aksi nyata dalam mendukung ketahanan energi nasional. Semangat dan dedikasi tim mencerminkan nilai bela negara yang patut diteladani,” sebutnya. 

Mahasiswa Unhan juga berkesempatan mengunjungi fasilitas Stasiun Pengumpul Utama (SPU-A), salah satu instalasi penting dalam proses pengolahan dan distribusi migas di wilayah kerja Jatibarang. 

Baca juga : GPPE 2025 Resmi Dibuka, Dorong Inovasi Industri Percetakan dan Kemasan

Mereka melihat langsung kegiatan operasi, penerapan standar keselamatan kerja, dan praktik terbaik yang diterapkan dalam kegiatan eksplorasi dan produksi migas.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.