Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Optimisme Baru Investasi Migas: Indonesia Jadi Magnet Eksplorasi Global
Kamis, 22 Mei 2025 08:30 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Harapan baru tengah tumbuh di sektor hulu minyak dan gas bumi (migas) Indonesia. Sejumlah langkah pembenahan yang dilakukan pemerintah bersama pelaku industri mulai membuahkan hasil.
Tanda-tandanya terlihat jelas: minat investasi eksplorasi migas di tanah air kembali meningkat, dipicu oleh serangkaian temuan cadangan besar yang menyuntikkan optimisme baru ke industri.
Dalam sesi pleno bertajuk "Enhancing Indonesia's Long Term Competitiveness in the Global Energy Investment Scene" di ajang Indonesia Petroleum Association (IPA) Convention & Exhibition 2025 di ICE BSD City, Tangerang, para pemimpin perusahaan migas global menyuarakan pandangan senada—Indonesia kini berada di garis depan peta eksplorasi energi dunia.
Managing Director ENI Muara Bakau Roberto Daniele menyebut Indonesia sebagai prioritas utama eksplorasi global perusahaan asal Italia itu.
“Kami bisa katakan bahwa Indonesia menempati posisi teratas dalam rencana eksplorasi kami secara global,” ujarnya.
ENI dikenal luas berkat temuan raksasa di lapangan Geng North, yang menjadi salah satu cadangan migas terbesar dunia dalam beberapa tahun terakhir.
Baca juga : Pertamina EP Jatibarang Field Pamer Inovasi Hulu Migas Di Hadapan Mahasiswa Unhan
Untuk mempercepat pengembangan, ENI akan melakukan tiga pengeboran tambahan pada tahun ini.
Pandangan senada datang dari Adnan Bu Fateem, Chief Operating Officer Mubadala Energy.
Menurutnya, Indonesia adalah pasar strategis utama dalam portofolio global perusahaan.
“Kami telah beroperasi di Indonesia selama 12 tahun, dan temuan cadangan kami sejalan dengan strategi perusahaan ke depan,” ujarnya.
Adnan menegaskan pentingnya percepatan pengembangan proyek gas untuk mendukung kebutuhan energi nasional.
Sementara itu, Kathy Wu, Regional President Asia Pacific Gas & Low Carbon Energy bp Indonesia, menyoroti besarnya potensi migas Indonesia dalam portofolio global bp.
Baca juga : Kemenperin Pastikan Panasonic Indonesia Aman Dari Gelombang PHK
Dia juga menegaskan komitmen jangka panjang bp di Indonesia.
“Pemerintah telah melakukan banyak perbaikan, namun dukungan yang paling krusial adalah jaminan kontrak, stabilitas fiskal, dan kepastian pengembalian investasi—terutama untuk proyek yang kompleks. Insentif yang tepat akan sangat membantu kelangsungan proyek,” ujarnya.
Saat ini, bp Indonesia menjadi penyumbang gas terbesar nasional dengan produksi sekitar 600 juta kaki kubik per hari (MMscfd) dari kilang LNG Tangguh—fasilitas LNG terbesar kedua di Indonesia.
President Director & Country Chairman PETRONAS Indonesia Yuzaini Md Yusof menambahkan, Indonesia kini makin kompetitif sebagai negara tujuan investasi migas, terutama dalam hal kebijakan fiskal dan dukungan di wilayah eksplorasi frontier.
“Kami mencatat kemajuan besar dalam dua dekade terakhir, terutama dari sisi regulasi dan skema fiskal. Kepastian hukum serta kontrak jangka panjang 30 hingga 35 tahun menjadi penentu utama keberlanjutan investasi,” jelasnya.
Dari sisi nasional, Direktur Produksi dan Pengembangan Pertamina Hulu Energi (PHE) Awang Lazuardi, menyoroti pentingnya penyederhanaan proses perizinan dalam menjaga keekonomian proyek.
Baca juga : Industri Hijau Tingkatkan Ekspor & Lapangan Kerja
“Ada ruang besar untuk perbaikan. Dukungan dalam menciptakan proses yang lebih efisien sangat kami harapkan, karena sensitivitas terhadap waktu sangat memengaruhi kelayakan ekonomi proyek,” ungkapnya.
Senada dengan itu, Presiden Direktur PetroChina International Jabung Ltd, Wang Lei menekankan pentingnya percepatan proses administrasi untuk mendukung pengembangan blok migas.
“Penyederhanaan sistem administrasi, termasuk pembahasan Plan of Development (POD) yang lebih cepat dan pengurangan jumlah perizinan, akan sangat membantu keberlanjutan eksplorasi,” ujarnya.
Dengan semangat kolaboratif dan arah kebijakan yang semakin mendukung, Indonesia tampak siap kembali merebut perhatian dunia sebagai destinasi utama investasi migas—bukan hanya karena kekayaan sumber daya alamnya, tetapi juga karena kemauan kuat untuk memperbaiki sistem dan menjamin kepastian bagi investor.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya