Dark/Light Mode

Gaet Bank Mandiri Dan BP Tapera, Kementerian PKP Siap Hadirkan Rumah Subsidi

Jumat, 27 Juni 2025 06:20 WIB
Penandatanganan kerja sama Bank Mandiri Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), serta BP Tapera menghadirkan hunian terjangkau dan layak bagi masyarakat di Jakarta, Kamis (26/6/2025). (Foto: Kementerian PKP)
Penandatanganan kerja sama Bank Mandiri Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), serta BP Tapera menghadirkan hunian terjangkau dan layak bagi masyarakat di Jakarta, Kamis (26/6/2025). (Foto: Kementerian PKP)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk meneken kerja sama strategis dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), serta Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera), siap menghadirkan hunian terjangkau dan layak bagi masyarakat Indonesia.

Menteri PKP Maruarar Sirait menilai, keterlibatan sektor perbankan dalam pembiayaan rumah subsidi menjadi salah satu faktor penting kesuksesan program perumahan nasional.

Pihaknya sangat mengapresiasi langkah konkret Bank Mandiri yang terus aktif bersinergi, dengan Pemerintah.

“Ini bukan hanya tentang pembiayaan, tapi bagian dari komitmen bersama untuk memastikan masyarakat bisa memiliki hunian yang layak kepada masyarakat,” katanya dalam penandatanganan nota kesepahaman di Jakarta, Kamis (26/6/2025).

Langkah strategis ini menjadi bagian dari kontribusi aktif Bank Mandiri dalam menyalurkan pembiayaan KPR bersubsidi melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Hingga Mei 2025, Bank Mandiri ini telah berhasil menyalurkan 4.596 unit KPR FLPP, tumbuh signifikan sebesar 78,8 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Baca juga : Mandiri Dukung Program Prabowo, Siap Salurkan 25 Ribu Rumah Subsidi

Capaian tersebut, setara dengan 100 persen kuota awal yang diberikan BP Tapera kepada Bank Mandiri, dan telah tercapai hanya dalam lima bulan pertama tahun ini.

Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi mengatakan, realisasi tersebut merupakan cerminan dari keseriusan perusahaan dalam mengambil peran strategis di sektor perumahan nasional.

Menurutnya, Bank Mandiri tidak hanya ingin menjadi penyalur, tapi juga akselerator sejalan dengan komitmen untuk mempercepat realisasi pembiayaan rumah subsidi untuk masyarakat.

“Dengan sinergi kuat bersama Pemerintah dan BP Tapera, kami optimis mampu menyalurkan hingga 25 ribu unit KPR FLPP hingga akhir tahun ini,” kata Darmawan.

Target tersebut menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan, yakni sebesar 484 persen dibandingkan realisasi penyaluran KPR FLPP Bank Mandiri pada tahun 2024 yang mencapai 4.284 unit.

Menurut Darmawan, peningkatan ini didorong oleh sistem kerja terintegrasi, kesiapan operasional, dan pendekatan distribusi yang adaptif terhadap kebutuhan di lapangan.

Baca juga : Di Depan Mendagri, Menteri PKP Sentil BPS Soal Data Perumahan

“Sebagai wujud komitmen dari dalam, Bank Mandiri juga mengawali strategi penyaluran KPR FLPP tahun ini dengan menyasar segmen pegawai internal,” ucapnya.

Baik pegawai Bank Mandiri maupun karyawan dari seluruh anak perusahaan yang tergabung dalam Mandiri Group menjadi sasaran awal program ini.

“Langkah ini sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap kesejahteraan sumber daya manusia yang menjadi fondasi utama kinerja dan pertumbuhan institusi," kata Darmawan. 

Dengan jaringan anak perusahaan yang tersebar di seluruh Indonesia serta dukungan jaringan kantor cabang dan platform digital Bank Mandiri, pelaksanaan program ini diyakini dapat dijalankan secara efektif dan efisien.

Mandiri Group memiliki kapasitas untuk menjalankan strategi distribusi pembiayaan yang masif, tanpa mengorbankan kualitas layanan kepada penerima manfaat.

Sinergi antara Bank Mandiri, BP Tapera, dan Kementerian PKP juga menjadi refleksi atas pentingnya kolaborasi antara sektor publik dan swasta dalam memperkuat sistem pembiayaan nasional.

Baca juga : Bangun Ekonomi Desa, Kemenkop Dorong Kopontren Jadi Mitra Kopdes Merah Putih

“Melalui inisiatif ini, Bank Mandiri tak hanya memperluas jangkauan layanan pembiayaan, tetapi juga mengambil peran aktif dalam menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan,” ujarnya.

Sebagai informasi, hingga Mei 2025 Bank Mandiri mencatat realisasi penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) sebesar Rp 66,97 triliun, tumbuh 14,21 persen secara tahun (year on year/yoy).

Capaian ini menjadi indikator positif atas konsistensi Bank Mandiri dalam memperluas akses pembiayaan perumahan.

“Hal ini menunjukkan efektivitas strategi ekspansi yang berkelanjutan dalam mendorong kepemilikan rumah di berbagai segmen masyarakat,”pungkas Darmawan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.