Dark/Light Mode

PPATK Diminta Hati-hati Dan Gencar Sosialisasi

Pembekuan Rekening Bikin Resah Nasabah

Jumat, 1 Agustus 2025 07:05 WIB
Gedung Pusat Pelaporan dan Ajalisis Transaksi Keuangan (PPATK). (Foto: Ilustrasi/Dok. PPATK)
Gedung Pusat Pelaporan dan Ajalisis Transaksi Keuangan (PPATK). (Foto: Ilustrasi/Dok. PPATK)

 Sebelumnya 
Sejalan itu, lanjut Ossy, emiten berkode saham BMRI ini terus berupaya meningkatkan transaksi nasabah melalui ber­bagai layanan yang inovatif dan komprehensif, terutama melalui layanan digital banking.

“Kami juga menyediakan program aktivasi dan promo produk yang menarik bagi nasabah. Yak­ni, melalui sinergi dengan mitra-mitra usaha utama,” ucapnya.

Dia menyatakan, sebagai ba­gian dari komitmen layanan, Bank Mandiri juga memastikan, bahwa rekening dormant dapat diaktifkan kembali dengan mudah.

“Nasabah cukup mengikuti panduan aktivasi yang tersedia melalui laman resmi Bank Man­diri di bmri.id/reaktivasirekening,” kata Ossy.

Baca juga : Pemerintah Gaspol Belanja Dan Stimulus

Sementara, Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk atau BCA Hendra Lembong me­nyampaikan, hingga kini BCA mengikuti ketentuan PPATK.

“Kami melihat (aturan) ini cu­kup bagus. BCA berupaya untuk mengingatkan nasabah bahwa rekening sebaiknya aktif,” ucap Hendra dalam paparan kinerja semester I-2025 secara virtual, Rabu (30/7/2025).

Hendra melanjutkan, rekening dormant jika didiamkan terlalu lama, maka memiliki risiko. Seperti, disalahgunakan oleh pihak yang tak bertanggung jawab.

Untuk itu, BCA, terus mengikuti proses yang telah diimbau oleh PPATK. “Jika nasabah meminta rekening yang diblokir dibuka, BCA akan mengikuti proses PPATK,” terangnya.

Baca juga : Armada Mobil Jenazah Gratis Ditambah Dong

Sedangkan Corporate Secretary PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI Okki Rushartomo, berkomitmen penuh untuk mematuhi seluruh keten­tuan dan regulasi yang berlaku. Pihaknya akan mengikuti arahan dari regulator, termasuk PPATK.

Pihaknya mengimbau nasabah tidak perlu khawatir. Karena ke­bijakan ini tidak mempengaruhi dana maupun data yang tersimpan.

“BNI menjamin seluruh dana dan data nasabah tetap aman,” tegasnya dalam keterangan ke­pada Rakyat Merdeka, kemarin.

BNI juga mendorong nasabah untuk rutin melakukan transaksi agar rekening tetap aktif.

Baca juga : Osimhen: Galatasaray Rumah Saya...

Menurut Okki, aktivitas seder­hana, seperti penyetoran dana, transfer, atau pembayaran melalui kanal digital sudah cukup untuk menghindari status dormant.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.